KPU Kota Bima Gelar Bimtek untuk PPK dan PPS

Kota Bima, Kahaba.- Memaksimalkan peran penyelenggara pemilu di tingkat Kelurahan dan Kecamatan pada Pilpres nanti, KPU Kota Bima Rabu (25/6) menggelar Bimbingan Tekhnis (Bimtek) untuk PPS dan PPK.

KPU Kota Bima menggelar Bimbingan Tekhnis (Bimtek) untuk PPS dan PPK.

KPU Kota Bima menggelar Bimbingan Tekhnis (Bimtek) untuk PPS dan PPK.

Acara yang dihelat di Aula SMKN 3 Kota Bima itu, Ketua KPU Kota Bima Buhari dihadapan PPK dan PPS mengatakan, pada Pilpres nanti tidak banyak hal yang baru yang ditemui di lapangan. Tapi akan banyak hal yang harus diperhatikan serius dalam pemungutan dan perhitungan suara.

“Pengalaman Pileg lalu harus dijadikan pedoman. Ada banyak hal yang perlu diperhatikan, mulai dari sisi persiapan PPS, pemungutan suara, perhitungan suara harus dikerjakan dengan teliti,” tegasnya.

Kata dia, kendati Pilpres tahun ini hanya diikuti dua calon, namun hal kecil yang diabaikan oleh PPS dan PPK bisa menjadi persoalan besar. “Meski salinan berita acara nanti hanya tujuh eksemplar, masyarakat akan fokus memperhatikan setiap tahapan penyelenggaraan,” katanya.

Ia mengaku, pihaknya juga akan melakukan supervisi kepada PPK dan PPS secara berjenjang. Materi-materi juga nanti diharapkan bisa disampaikan secara utuh. “Target kita, Pemilu kali ini Nol Gugatan,” harapnya.

Buhari juga meminta kepada PPS dan PPK untuk memperhatikan pemilih tambahan. Karena ia yakin, pemilih tersebut sudah memiliki KTP dan tercatat di daerah domisili sementara. “Mohon diinformasikan, dan dicatat tentang keberadaan mereka,” pintanya.

Hal lain yang diharapkan yakni ditingkat KPPS, agar mengingatkan saksi untuk menyerahkan surat mandate lebih awal, jangan sampai mandat diserahkan di tengah jalan saat proses dilaksanakan. “Ingatkan juga pemilih untuk daftar diri lebih awal, baik untuk serahkan C6 atau A5, atau KTP dan KK,” tambahnya.

*BIN

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *