Dewan Dituding Sandera Anggaran Kantor Pemkab Bima

Kabupaten Bima, Kahaba.- Dulu, sejumlah anggota DPRD Kabupaten Bima sewaktu Almarhum H. Ferry Zulkarnain, ST menjadi orang nomor satu di Kabupaten Bima, begitu gencar meminta pembangunan Ibu Kota Kabupaten Bima segera dipercepat.

Mantan Ketua Tim Ferry Center Abdul Rauf, ST.

Mantan Ketua Tim Ferry Center Abdul Rauf, ST.

Kini, ketika Pemerintah berganti, dan Bupati Bima Drs. H. Syafrudidin HM. Nur, M. Pd punya niat dan semangat tinggi membangun Kantor tersebut, malah anggota DPRD terkesan acuh dan melakukan penyanderaan anggaran pembangunan Kantor Bupati Bima.

“Lambannya proses pembangunan Kantor Bupati ini, diduga karena adanya tarik ulur kepentingan di lembaga DPRD Kabupaten Bima,” sorot mantan Ketua Tim Ferry Center Abdul Rauf, ST, Sabtu (28/6).

Menurutnya, saat kepemimpinan Almarhum dulu, kritik anggota dewan agar segera membangun Kantor Bupati Bima sangat kuat. Bahkan, Ferry saat itu dinilai tidak serius.

Tapi giliran H. Syafruddin yang memiliki niat baik dan ingin mempercepat pembangunan, malah di sandera. Dapat dilihat semangatnya mengalokasikan anggaran Rp 55 Miliar lewat pola multiyears.

“Pola multiyears atau kontrak tahun jamak ini, sebenarnya harus mendapatkan persetujuan dewan, agar bisa dilaksanakan. Tapi yang terjadi, hingga saat ini hal tersebut sama sekali tidak disetujui,” tuturnya.

Ia melihat jika DPRD Kabupaten Bima mulai menyandera eksekutif dengan tidak memberikan persetujuan atas rencana tersebut. DPRD hanya bertahan dengan angka Rp 22 Miliyar sesuai alokasi yang tersedia di APBD.

Padalah saat ini, menurut lelaki yang juga Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kabupaten Bima itu, yang dibutuhkan eksekutif kesepahaman (MoU) dengan legislatif untuk alokasi tambahan pada APBD perubahan maupun APBD murni 2014.

Dipercepatnya pembangunan Kantor Bupati Bima, akan berdampak cepatnya pertumbuhan ekomoni masyarakat disekitar Daerah Ibu Kota, terutama di Kecamatan Woha. ”Untuk itu, mari kita dukung Bupati Bima untuk mempercepat pembanguna itu,” ajaknya.

Di tempat yang sama, Zulkifli D Kalla yang juga mantan Sekretaris Tim Ferry Center mengatakan, cara anggota dewan terkesan menyandera anggaran pembangunan Kantor tersebut, sarat kepentingan politis. ”Apalagi dalam waktu dekat moment pilkada,” sorotnya.

Dia juga menduga, ada pihak-pihak tertentu yang khawatir dengan keberhasilan Bupati Bima saat ini yang menganggap pembangunan Kantor Bupati sebagai prestasi yang nyata.

“Pembangunan Kantor Bupati Bima ini keberhasilan kolektif antara eksekutif dan legislatif serta masyarakat Bima secara keseluruhan,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima Drs. H. A. Najib HM. Ali mengaku, secara pribadi dirinya sangat setuju agenda eksekutif mempercepatan pembangunan Kantor Bupati Bima tersebut.

”Saya juga akan membawa Fraksi saya untuk mendukung dan menyuarakan saat pembahasan anggaran tambahan pembangunan Kantor di DPRD nanti,” katanya singkat.

*TETA

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *