Kepala Kesbanglinmaspol Diduga Potong Anggaran, Pegawai Ngeluh

Kabupaten Bima, Kahaba.- Pegawai kantor di lingkup Kesbanglinmaspol Kabupaten Bima mengeluhkan seringkalinya Kepala kantor setempat memotong sejumlah anggaran untuk pejabat dan pegawai. Pemotongan anggaran itu dinilai sudah meresahkan dan berdampak pada tidak maksimalnya kinerja.

Ilustrasi

Ilustrasi

Salah pegawai yang enggan disebutkan namanya mengaku pemotongan itu dilakukan oleh Kepala Kesbanglinmas Drs. H. Maryono. Salah satu pemotongan yakni honor monitoring.

“Pemotongan dialami oleh seluruh petugas yang melakukan monitoring. Biasanya untuk satu petugas dianggarkan sebesar Rp 650 ribu, namun hanya diserahkan sebesar Rp 300 ribu,” sebutnya.

Tidak hanya itu, lanjutnya, pemotongan juga terjadi di pos-pos anggaran lain seperti SPPD. Dana SPPD hanya diserahkan separuh. “Sudah kebiasaan, yang diterima pegawai tak sesuai jumlah dalam aturan. Ini karena adanya kebijakan Kepala,” tuturnya.

Menurut dia, permasalahan seperti itu tidak hanya terjadi pada kepemimpinan saat ini. Namun terjadi secara turun temurun sejak kepemimpinan sebelumnya. “Kita sudah merasa jenuh. Karena pola-pola seperti ini sudah sering dialami,” tegasnya.

Belum lagi item kegiatan lain yang juga mengalami pemotongan. Apalagi, pola penyaluran anggaran menggunakan sistim satu pintu. Biasanya, anggaran kegiatan di bidang diserahkan ke masing-masing bidang. Namun saat ini penyaluran anggaran melalui Kepala. “Dimasing-masing bidang tak leluasa, bekerja pun tidak maksimal,” tandasnya.

Ia mengaku, sebelumnya sudah pernah bicara masalah tersebut untuk menanyakan kejelasan serta alasan pemotongan. Termasuk mengenai pengelolaan keuangan dikembalikan ke masing-masing bidang, tapi belum direspon oleh Kepala Kantor.

Untuk itu, dia dan seluruh staf lain berharap agar Kepala bisa merubah pola pikir agar manajemen dan koordinasi di lingkup Kesbanglinmaspol bisa berjalan dengan baik. “Selama ini orang tahu Kesbanglinmaspol instansi yang tidak ada masalah. Sangat lucu kita yang menyelesaikan masalah namun memiliki masalah di dalam,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Kesbanglinmas Drs. H. Maryono yang dikonfirmasi mengaku tak tahu menahu, apalagi adanya pemotongan. Namun dia berjanji untuk mengecek lebih lanjut. “Tapi coba saya cek dulu,” ujarnya singkat.

*BIN

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *