Dua Unit Laptop DPPKAD Dicuri

Kota Bima, Kahaba.- Dua unit laptop merek Toshiba dan Compaq milik Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Pemkot Bima dicuri, Rabu (2/7). Padahal, didua laptop tersebut tersimpan data-data penting gaji pegawai.

Ruangan Sub Perbendaharaan Gaji DPPKAD Kota Bima, tempat dua laptop tersebut dicuri. Foto: Bin

Ruangan Sub Perbendaharaan Gaji DPPKAD Kota Bima, tempat dua laptop tersebut dicuri. Foto: Bin

Pelaksana harian (Plh) Kepala DPPKAD Kota Bima Drs. Anwar mengakui dua perangkat kerja karyawannya pada Sub Perbendaharaan Gaji itu dicuri. “Kemarin kita pulang kantor setengah tiga, saat masuk tadi pagi laptop sudah tidak ada,” ujarnya.

Kata dia, pencurian itu sudah dilaporkan ke Polisi, bahkan aparat yang berwajib sudah datang memeriksa ruangan. “Kita tunggu hasil kerja polisi,” katanya.

Ia mengaku, di dua unit Laptop tersebut tersimpan sejumlah data penting, seperti data gaji PNS, sertifikasi guru. “Laptop itu milik DPPKAD, bukan milik pribadi pegawai,” tuturnya.

Untung saja, lanjutnya, file data di laptop hilang itu sudah tersimpan di laptop lain.

Ia menambahkan, jika spekulasi berpikir, bisa saja pencurian tersebut terjadi disertai dengan dugaan dugaan. “Kami belum bisa menduga – duga,” tambahnya.

Sementara itu, staf Sub Perbendaharaan Gaji DPPKAD Kota Bima Indrawati, SE yang mengetahui lebih awal kehilangan itu mengaku, saat tiba di kantor bersama dua rekannya, Agus dan Sri. Ia memberi kunci ke Agus untuk membuka pintu. Namun saat itu, kunci hanya dicolok saja, tidak diputar. “Sri yang mendorong pintu dan ternyata tidak dikunci,” katanya.

Saat mereka hendak bekerja, ternyata di dua laci tidak ditemukan laptop. “Yang ada hanya tas laptop nya saja,” terangnya.

Ia sendiri mengaku tidak mempermasalahkan data yang ada di dalam laptop, namun laptop tersebut merupakan asset peemrintah. “Kalau data sudah ada softcopy dan hardcopy nya,” tandas Indrawati.

*BIN

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *