Penjual Takjil Penuhi Ruas Jalan Soekarno-Hatta

Kota Bima, Kahaba.- Jika menyempatkan diri ngebuburit di jalan Soekarno – Hatta, pemandangan sedikit berbeda dari biasanya. Yah, mungkin karena di bulan Ramadhan, sepanjang ruas jalan utama Kota Bima itu, dipenuhi penjual takjil. Menjajakan aneka jenis makanan berbuaka puasa.

Penjual Takjil di bulan Ramadhan. Foto: Dedy

Penjual Takjil di bulan Ramadhan. Foto: Dedy

Pemandangan itu sering ditemui jika sudah memasuki Ramadhan. Seolah menjadi tradisi, memasuki sore hari, takjil berbagai jenis bisa dipilih dengan harga murah meriah.

Mendapatkan menu berbuka, tidak mesti harus ke pasar Ramadhan di Lapangan Merdeka Bima. Karena sejak hari pertama puasa, penjual takjil di jalan Soekarno – Hatta sudah nongkrong mulai pukul 17.00 WITA.

Menu yang dijajakan pun variatif. Tidak saja aneka minuman seperti es kelapa muda, es buah, es campur dan cendol, makanan dan manisan pun tersaji berderet diatas meja panjang. Harganyapun cukup terjangkau.

Rahmawati (36) warga Kelurahan Penaraga, penjual Es buah dan salome  di trotoal depan SDN 05 Kota Bima mengaku tertarik dengan menjual di depan jalan raya itu karena bisa mendapat tambahan penghasilan, meski sekedar menambah uang dapur selama Ramadhan. “Alhamdulillah ada berkah tersendiri untuk mengisi waktu puasa,” katanya.

Ia mengaku, jualannya hanya bermodal Rp 400 ribu. Mungkin karena jualannya tergolong murah, biasanya semua laku terjual.

Senada disampaikan Jawariah (37), warga Kelurahan Paruga itu begitu disibukkan dengan aktifitas tersebut. Bagaimana tidak, menjual takjil, juga menambah penghasilan. “Kini kami pun tidak lagi pusing dengan uang dapur untuk setiap harinya,” ujarnya dengan senyum.

Sembari melayani pembeli, ia mengaku jualannya cukup diminati pembeli. Yang biasanya hanya lewat di jalan Soekarno – Hatta, kini sudah banyak yang mampir dan membeli.

*DEDY

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *