Sejumlah TPS di Kota Bima Sempat Kekurangan Surat Suara

Kota Bima, Kahaba.- Pelaksanaan Pilpres di Sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Bima sempat mengalami kekurangan surat suara. Namun, penyelenggara pemilu dengan sigap bisa segera mendistribusikan sejumlah kekurangan tersebut.

Ilustrasi

Ilustrasi

Kekurangan tersebut terjadi di Kelurahan Lewirato Kecamatan Mpunda Kota Bima, di TPS 3 sebanyak surat suara kekurangan 80 lembar. Kurangnya surat suara ini diketahui ketika pemilih banyak mengantri.

Kemudian di Kelurahan Kelurahan Nae, di TPS 3 juga kekurangan surat suara sebanyak 90 lembar. Sementara di Kelurahan Kolo, justru mengalami kelebihan kertas suara sebanyak 56 lembar.

Komisioner Panwaslu Drs. Arif Sukirman, MH mengaku adanya sejumlah kekurangan yang terjadi TPS tersebut. Kekurangan ini pun langsung dilaporkan ke KPU Kota Bima dan bisa diatasi dengan menditribusikan ke sejumlah TPS yang mengalami kekurangan.

Sementara untuk TPS yang belum menerima surat suara yang kurang, maka akan diupayakan di TPS yang kelebihan surat suara. “Sementara untuk masalah lain sejauh ini belum kita temukan,” tuturnya.

Pantauan Kahaba, pemilihan disejumlah tempat di Kota Bima terlihat sepi. Seperti terpantau di Kelurahan Lewirato, Sadia, Mande, Panggi, Sambi NaE, Rontu dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Raba Bima Bima. Memasuki Pukul 10.00 – 11.00 WITA suasana TPS di kelurahan-kelurahan tersebut sudah sepi. Hampir tidak ada lagi aktifitas pencoblosan. Kalaupun ada, hanya beberapa orang yang datang dan tidak mengantri.

Kemungkinan, sepinya aktifitas pencoblosan ini lantaran masyarakat masih tertidur pulas. Namun menurut salah satu anggota PPS di Kelurahan Lewirato pihaknya tetap akan menunggu kedatangan pemilih hingga batas waktu terakhir sesuai ketentuan yakni pukul 13.00 WITA.

*BIN

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *