Mengabdi di Tambora dan Langgudu, Guru Disiapkan Tunjangan khusus

Kabupaten Bima, Kahaba.- Untuk tenaga guru, baik yang sudah PNS maupun tenaga Honor Daerah (Honda) dan sukarela memiliki NUPTK yang siap mengabdi di dua Kecamatan Tambora dan Langgudu, akan diberikan perhatian khusus oleh Pemerintah Kabupaten Bima.

Ilustrasi

Ilustrasi

Perhatian itu berbentuk tunjangan khusus yang bersumber dari APBD dan APBN. “Siapa saja yang mau, maka dua tunjangan itu akan diprioritaskan bagi mereka,” ujar Sekretaris Dikpora Kabupaten Bima Drs. H. Abdul Muis M.Kes.

Perhatian khusus untuk dua wilayah itu, diakuinya sebagai bentuk upaya peningkatan mutu pendidikan di daerah yang merata. Karena selama ini, di dua Kecamatan tersebut selalu mengalami kekurangan guru.

“Bahkan para guru yang ditempatkan enggan untuk bertugas secara maksimal. Selama ini, hanya mengandalkan guru warga setempat,” terangnya.

Muis menyebutkan, tunjangan itu sebesar satu kali gaji pokok PNS. Yakni, tunjangan dari APBD berkisar Rp 1 juta dan APBN senilai Rp 1,5 juta yang dicairkan secara berkala atau persemester.

“Semua tunjangan itu akan dicairkan sekali dalam tiga bulan, disesuaikan dengan perputaran keuangan daerah,” katanya.

Untuk penempatan itu, lanjutnya, guru harus memenuhi sejumlah syarat utama. Antara lain, mengantongi surat pelepasan dari sekolah tempat awal mengabdi, surat penerimaan dari sekolah yang akan ditempati.

Selain itu para guru harus membuat surat perjanjian, siap mengabdi dan bertempat tinggal di antara dua wilayah itu. Dengan mengurus surat berdomisilir dan KTP di tempat tugas. “Termasuk mengantongi rekomendasi dari Dikpora,” jelasnya.

*BIN

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *