Petasan Marak, Polisi Diminta Bertindak

Kota Bima, Kahaba.- Sejak awal Ramadhan, suara petasan seolah akrab di telinga. Tidak saja terdengar di depan rumah masyarakat, tapi juga di jalan jalan dan khalayak ramai.

Ilustrasi

Ilustrasi

Karena cukup menganggu kenyamanan dan memantik rasa jengkel karena kaget mendengar suara petasan, Polisi pun diminta bertindak dan mengamankan petasan yang marak di Kota Bima.

Salah seorang warga Kelurahan Lewirato Kota Bima, Udin mengaku seringkali dikagetkan dengan suara petasan jika melalui jalan Soekarno – Hatta. Pemuda yang melakukan itu Nampak terlihat gembira, tapi mengabaikan kenyamanan orang lain.

“Suaranya besar dan membuat jantung copot. Bagaimana tidak jengkel mas, kita dibuat kaget dengan suara petasan,” katanya dengan nada kesal.

Ia menduga, hampir semua pengguna jalan raya tentu tidak senang dengan suara petasan tersebut. Dampaknya pun bisa lebih buruk, pengendara yang kaget akan menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Untuk itu, dirinya meminta kepada Polisi untuk menertibkan petasan yang sudah merajalela di Kota Bima. “Setiap hari kita dengar suara petasan. Seolah – olah keberadaanya sengaja dibiarkan dan tidak pernah diamankan oleh aparat,” ujarnya.

Pemerintah Kota Bima pula diminta tegas menyikapi masalah itu, karena cukup menganggu aktifitas masyarakat. “Pemerintah melalui Satuan Pol PP pun jangan diam saja,” tegasnya.

*TETA

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *