Honorer K2 tak Lulus, Dibina Bupati

Kabupaten Bima, Kahaba.- Bupati Bima Drs. H. Syafrudin HM. Nur.M.Pd Rabu (6/8) memberikan pembinaan pegawai sekaligus memberikan penjelasan soal verifikasi dan validasi tenaga honorer Kategori Dua (K2) yang tidak lulus seleksi  di aula SMK 2 Kota Bima.

Bupati Bima Drs. H. Syafruddin HM. Nur, MPd

Bupati Bima Drs. H. Syafruddin HM. Nur, MPd

Kegiatan tersebut dihadiri peserta tenaga honorer K II yang tidak lulus seleksi sebanyak 4.251 orang dari berbagai SKPD.

Bupati Bima meminta kepada honorer yang tidak lulus seleksi ke depan dapat mengumpulkan data yang diminta Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan RB agar dapat tata sesuai acuan Kementerian PAN & RB.

Diharapkannya juga seluruh peserta K2 yang tidak lolos tes mempersiapkan semua persyaratan  untuk kelengkapan bahan dan dikumpulkan.

Kepala BKD Kabupaten Bima M. Antonius, S.STP mengatakan, bagi tenaga honorer K II yang dinyatakan lulus seleksi sejumlah 601  agar segera menyelesaikan proses verifikasi dan validasi.

Validasi yang berpedoman pada Peraturan Pemerintah nomor  56 tahun 2012 dan petunjuk tekhnis yang ditetapkan oleh kepala BKN disertai Surat Pertanggungjawaban Mutlak yang hasilnya segera disampaikan kepada kepala BKN untuk diproses lebih lanjut paling lambat 31 Juli 2014.

Mantan Kepala Bagian Organisasi dan Pendayagunaan Aparatur Setda ini mengatakan, data yang dikumpulkan diantaranya SK. Pengangkatan Pertama sampai dengan terakhir yang dilegalisir, foto copy kartu peserta ujian CPNS 2013 formasi K – II, foto copy ijasah mulai dari SD, SMP, SMA dan ijasah terakhir, daftar hadir  satu bulan terakhir per unit kerja.

Data lain yang dikumpulkan adalah Surat Pertanggungjawaban Mutlak Tenaga Honorer Kategori II dari atasan langsung serta surat pertanggungjawaban mutlak dari pejabat pembina kepegawaian dalam hal ini Bupati Bima.

*BIN/HUM

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

  1. mada la gajah

    78% honorer k2 adalah pekerja luar instansinya, bahkan kebanyakan masih diluar daerah pada tahun 2005. sk tanggal berlaku mundur, aspal copy di atas copy, enaknya kasih makan anak isteri dari nafkah haram hasil pemalsuan injak bawah jilatan pantat atasan….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *