Tomcat Menyerang Kota Bima, Warga Resah

Kota Bima, Kahaba.- Setelah pulau Jawa mengalami wabah serangan tomcat,  dilaporkan serangga itu kini juga ditemukan di Perumahan Rontu, Kecamatan Mpunda, Kota Bima – NTB.  Serangga kecil yang sejatinya menjadi musuh alami hama wereng cokelat  ini didapati bayak terlihat di tempat-tempat lembab seperti dinding dan lantai rumah warga.

Foto serangga Tomcat dan dampak apabila racunnya terkena tubuh (sumber: istimewa)

Foto serangga Tomcat dan dampak apabila racunnya terkena tubuh (sumber: istimewa)

Sejak kemunculan Tomcat beberapa hari terakhir ini, dilaporkan beberapa orang anak menjadi korban.  Sejumlah anak itu  menderita luka-luka akibat peradangan di kulitnya(dermatitis) setelah bermain-main di areal sekitar kompleks yang berdekatan dengan perswahan itu. Akibat timbulnya korban yang didominasi oleh anak-anak ini, warga setempat menjadi resah dan berharap ada penanganan khusus pemerintah agar kejadian ini tidak meluas dan memakan lebih banyak korban.

Dilansir dari Liputan6.com (23/03) Kepala Dinas Kesehatan Kota Bima, dr. Bahtiar meyakini serangga di perumahan warga itu identik dengan tomcat yang banyak ditemukan di Pulau Jawa. Bahtiar menghimbau bagi warga yang mendapati dirinya dihinggapi oleh Tomcat agar tidak perlu panik dan membunuh serangga itu, diperlukan tindakan khusus untuk menyingkirkannya dari badan kita.

Hewan yang sejatinya sahabat bagi petani itu juga pernah membuat pusing tentara Amerika Serikat. Bahkan, sampai dibuat panduan khusus untuk menangani hewan itu.  “Panduan militer AS menginstruksikan tentara yang dihinggapi kumbang itu, tidak memukulnya. Racun yang bisa membuat iritasi sebenarnya ada dalam darah hewan itu,” demikian dimuat situs Global Post, Jumat 23 Maret 2012. [BQ]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *