Bupati Buka MTQ Ke-27 Tingkat Kabupaten Bima

Kabupaten Bima, Kahaba.- Bupati Bima Drs. H. Syafrudin H. M.Nur, M.Pd membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-27  tingkat Kabupaten Bima  Selasa, (19/7). Acara pembukaan tersebut berlangsung sekitar pukul 21.00 Wita di arena Utama MTQ  Lapangan desa Samili.

Bupati Bima membuka secara resmiMusabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-27  tingkat Kabupaten Bima . Foto: HUM

Bupati Bima membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-27 tingkat Kabupaten Bima. Foto: HUM

Pembukaan MTQ berjalan tiga jam setelah dilakukan pawai Ta’ruf kafilah 18 kecamatan dan SKPD yang langsung diterima oleh Bupati Bima Drs. H. Syafrudin H. M.Nur, M.Pd didampingi Ketua TP. PKK Kabupaten Bima Hj. Rustina H. Syafrudin, para Asisten Setda dan Kepala Kementerian Agama Kabupaten Bima.

Mewaliki Ketua Panitia MTQ Ke-27 Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Bima mengatakan kegiatan MTQ akan dilaksanakan selama tujuh hari, sejak 19 hingga 25 Juni 2014. Diikuti 423 peserta dari 18 Kecamatan dan melombakan Enam Cabang Lomba yaitu Cabang Musbaqah Tilawatil Quran, Hifdzil Quran, Fahmil Quran, Syarhil Quran, Khath Quran dan Kitabah Al-Madhmun Quran.

“Kegiatan ini sebagai upaya pembinaan melalui seni baca Al-Quran, di samping memilih peserta terbaik dari masing-masing cabang untuk diikutkan lomba serupa di jenjang yang lebih tinggi,” ujarnya.

Sementara itu Bupati Bima Drs. H.   Syafrudin H. M.Nur, M.Pd dalam sambutannya menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada camat dan seluruh masyarakat Kecamatan Woha yang telah bersedia menjadi penyelenggara MTQ 2014 ini. “Kegiatan ini tidak akan berjalan dengan penuh hikmat, tanpa keikhlasan dan kerja keras, tanpa kebersamaan seluruh masyarakat,” tuturnya.

Kata dia, Al-Quran adalah tuntunan hidup yang paling sempurna. Oleh karena itu, semua pihak harus mampu menunjukkan dan menerapkan bahwa nilai-nilai Qurani memang merupakan Rahmatan Lil’alamin yang mampu mengayomi seluruh masyarakat tanpa membeda-bedakannya.

Penyelenggaraan MTQ ini menunjukkan bahwa pembangunan yang dilaksanakan bukan hanya melulu tentang pembangunan fisik dan bersifat duniawi belaka. Tapi aspek kerohanian sebagai salah satu ikhtiar membangun masyarakat Kabupaten Bima yang religius tetap menjadi titik berat pembangunan.

Oleh sebab itu, MTQ Tingkat Kabupaten Bima tahun 2014 ini mengangkat Tema ”Melalui MTQ Ke – XXVII Tahun 2014, Kita Jadikan Syiar Al-Qur’an sebagai Semangat untuk Mewujudkan Masyarakat Kabupaten Bima yang Qur’ani”.

Selanjutnya Bupati menjelaskan, selama empat tahun terakhir, Pemerintah daerah secara konsisten telah menempatkan pembangunan keagamaan sebagai pilar utama pembangunan daerah melalui apresiasi dan dukungan optimal bagi upaya pembinaan baca tulis Al-Qur’an.

Sejak tahun 2011 hingga Juli 2014, telah direalisasikan khataman 7.500 Santri, Santriwati dan pada HUT NTB yang juga akan digelar Desember mendatang Pemerintah daerah akan menghatam 1.500 Santri dan Santriwati.

Dari aspek dana, lanjutnya, selama empat tahun terakhir telah diberikan insentif sebanyak Rp 5,46 milyar bagi 1.138 orang guru ngaji. Sementara insentif untuk Da’i juga telah diberikan kepada 353 orang sebesar Rp 1.27 milyar.

*BIN/HUM

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *