Pilot Garuda Tewas Akibat Serangan Jantung

Kota Bima, Kahaba.- Kapten Ramdanton Purnama (43), tewas setelah menerbangkan pesawat tujuan Lombok – Bima, Ahad (31/8). Pria asal Jakarta itu tewas karena serangan jantung.

Polisi Jaga Klinik Sari Farma. Foto: Bin

Polisi Jaga Klinik Sari Farma. Foto: Bin

dr. sefran yang menangani sang Kapten di Klinik Sari Farma Kota Bima mengakui Ramdantom Dia dibawa ke Klinik Sari Farma sekitar pukul 14.40 Wita dan meninggal pukul 15.20 Wita karena serangan jantung. “Saat tiba di Klinik dalam kedaan sadar. Tetapi mengeluhkan sakit di dada,” ujarnya.

Sementara Supervisor Garuda Airport Salahudin Bima, Muhammad Idham Rezkiawan mengatakan sebelum pesawat mendarat, Co Pilot menginformasikan kepada bandara, jika Ramdanton dalam keadaan sakit. Namun untung, sekitar pukul 14.00 WITA pesawat mendarat normal ke Bandara Sultan Salahudin Bima.

“Mendengar informasi pilot sakit, saya pun segera ke Pesawat dan melihat Ramdanton dalam kedaan lemah tak berdaya. Lalu mengantar pilot ke klinik sari farma Raba,” katanya.

Kata dia, hari ini juga Almarhum akan dibawa dari Kota Bima menuju Mataram dengan menggunakan angkutan darat. Dari Mataram kemudian diterbangkan di Bandara Internasional Lombok menuju Bandara Soekarno Hatta.

Pantuan Kahaba, aparat Polres Bima Kota menjaga diluar ruangan IGD Klinik Sari Farma. Sementara tim identivikasi di dalam ruangan bersama korban dan para medis tengah sibuk mengurus jenazah Pilot. Pekerja media pun tidak diberikan leluasa untuk meliput.

*BIN

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *