Wawali Hadiri Rapat Pengawasan Orang Asing

Kota Bima, Kahaba.- Sebagai daerah yang tengah membangun, kehadiran orang asing yang berinvestasi di Kota Bima menjadi instrumen penting untuk proses pembangunan daerah. Tapi disisi lain, keberadaan mereka juga tetap diwaspadai, terutama untuk dampak negatif yang mungkin saja timbul, baik secara langsung dan tidak langsung.

Kantor Pemerintah Kota Bima.

Kantor Pemerintah Kota Bima.

Demikian yang dijelaskan Wakil Walikota (Wawali) Bima H. A. Rahman H. Abidin, SE saat membuka Rapat Pengawasan Orang Asing di Hotel Marina, Selasa (2/9).

Kegiatan yang juga dihadiri Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Sumbawa Besar beserta jajarannya dan kepala SKPD terkait lingkup Pemerintah Kota Bima, Rahman mengaku kewaspadaan akan hal itu sangat penting. Namun dilakukan dengan baik dan tidak berlebihan, sehingga tidak muncul ketidaknyamanan dan gesekan.

“Tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora) ini dibentuk sebagai wadah informasihubungan perlintasan, agar dapat bekerja sama secara komprehensif dan terpadu,” jelasnya.

Rapat Tim Pora Kota Bima telah memberikan pemahaman kepada peserta mengenai Pelaksanaan Pengawasan Orang Asing. Setiap instansi terkait juga diminta meningkatkan kerjasama dan koordinasi.

Selain itu, Permasalahan mengenai tenaga kerja asing dan keimigrasian adalah permasalahan bersama dan harus diselesaikan secara bersama di dalam Forum Tim Pengawasan Orang Asing.

Diakhir sambutannya, Wakil Walikota berharap, koordinasi dan kerjasama agar lebih ditingkatkan kembali, pemerintah daerah Kota Bima sangat mendukung kegiatan pengawasan seperti ini guna menjaga stabilitas dan keamanan daerah.

*BIN/HUM

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *