Demonstran Masuk Sekolah, Siswa dan Guru Panik

Kota Bima, Kahaba.- Massa aksi PRD, LMND, FNPBI dan SRMI yang dibubar paksa aparat didepan Kantor Walikota Bima, Kamis (4/9), kabur hingga ke dalam SMKN 3 Kota Bima. Polisi yang melakukan pengejaran praktis membuat panik siswa dan guru yang sedang mengikuti kegiatan belajar mengajar.

Demo PRD Bima di depan Kantor Walikota Bima. Foto: Bin

Demo PRD Bima di depan Kantor Walikota Bima. Foto: Bin

Sebagian siswa juga terlihat berada didepan kelas masing-masing untuk istrahat usai mengikuti pelajaran. Saat melihat sejumlah aparat Kepolisian berlari membawa senjata, para siswa dan guru pun panik.

Mereka berteriak histeris karena ketakutan dan tak tahu apa yang terjadi. Beberapa guru yang melihat reaksi para siswa, segera berlari menghampiri semua ruangan kelas meminta mereka untuk masuk dan menutup pintu.

Mereka juga diminta untuk tidak panik dan tidak terganggu dengan aksi pengejaran itu. Namun, suasana yang sudah terlanjur gaduh tak mampu ditenangkan. Aksi pengejaran para demonstran di dalam areal SMK Negeri 3 Kota Bima berlangsung sekitar 15 menit.

Sebanyak tiga orang demonstran berhasil diamankan dalam pengejaran tersebut. Mereka diangkut menggunakan truk Dalmas dan dibawa ke Mapolres Bima Kota untuk kepentingan proses hukum.

Sementara itu, suasana kepanikan siswa dan guru masih terlihat hingga aksi pengejaran tersebut selesai. Mereka nampak heran dengan apa yang baru saja terjadi. Akibat pengejaran juga, kegiatan belajar mengajar siswa sempat terganggu meski sebentar.

“Kami masih heran kok tiba-tiba banyak Polisi masuk dan kejar-kejaran di wilayah sekolah. Kami sendiri tidak tahu menahu apa yang terjadi. Kalaupun yang dikejar itu pendemo, kenapa sampai berlebihan begitu,” ujar salah seorang guru heran.

*Erde

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *