PDAM Janji Perbaiki Transmisi, Pelanggan Diminta Bersabar

Kabupaten Bima, Kahaba.- Munculnya sejumlah keluhan pelanggan (Baca. Distribusi Air PDAM Macet, Pelanggan Ngeluh), menjadi atensi penting Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Bima untuk terus melakukan pembenahan. Hal – hal tekhnis dan transmisi acapkali menjadi persoalan klasik yang perlu terus diperbaiki secara bertahap.

Direktur PDAM Kabupaten Bima, Drs. H. Usman, MH. Foto: Bin

Direktur PDAM Kabupaten Bima, Drs. H. Usman, MH. Foto: Bin

Direktur, Drs. H. Usman, MH mengakui jika keluhan yang muncul selama ini, seperti air macet, persoalan yang terus menjadi pekerjaan rumah PDAM. Tapi ia memastikan, masalah itu tetap akan terus diperbaiki, agar tidak muncul keluhan yang sama dikemudian hari.

“Sebenarnya, debit air kurang bukan semata – mata dipengaruhi kemarau, tapi juga menyangkut hal tekhnis dan transmisi yang kerap bermasalah, dan terjadi karena pengaruh alam,” ujarnya.

Kendati demikian, pihaknya berjanji akan tetap memberikan pelayanan yang maksimal untuk pelanggan, meski itu dilakukan secara bertahap.

“Untuk itu, kita berharap pelanggan bersabar. Kami tidak berdiam diri, setiap kali muncul masalah, tetap kami perhatikan,” tandasnya.

Untuk sejumlah tanah penutup pipa air yang berlobang, ia mengakui jika itu berdampak buruk bagi pengguna jalan. Namun, dia memastikan, setelah tanah tersebut kering, maka dirinya berencana untuk memperbaikinya secara permanen.

“Nanti akan kita cor, kita tunggu dulu struktur tanah nya membaik setelah dilakukan penggalian,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi macetnya air di sejumlah Kelurahan, Usman menambahkan, wilayah akan direncanakan untuk distribusi air bergilir. Kemudian ditingkatkan waktu distribusi. “Jika distribusi air sekitar pukul 05.00 WITA, kita akan tingkatkan waktunya menjadi pukul 03.00 WITA, agar air bisa tetap keluar, meski dengan debit kecil,” tambahnya.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *