BPBD Dapat Bantuan Rp 1,4 Miliar dari Pusat

Kabupaten Bima, Kahaba.- Baru-baru ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima mendapat kucuran dana bantuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Dana sebesar Rp 1,4 Miliar iru direncanakan untuk membangun kantor BPBD dikompleks Kantor Bupati Bima Kecamatan Woha.

Kepala BPBD Kab. Bima, A. Wahab Usman, SH

Kepala BPBD Kab. Bima, A. Wahab Usman, SH

Kepastian dana itu disampaikan langsung Dirjen Pemerintahan Umum Kemendagri saat Rapat Koordinasi di Jakarta Kamis (11/9), dan dihadiri langsung Kepala BPBD Kabupaten Bima.

“Setelah tim pusat mempelajari berkas dan dokumen yang kami ajukan, dinyatakan memenuhi persyaratan akhirnya dan diputuskan untuk memberi bantuan dana tersebut, untuk pembangunan kantor BPBD Kabupaten Bima,” ujar Kepala BPBD Kabupaten Bima, Abdul Wahab Usman, SH.

Diakuinya, dana itu masuk dalam rencana anggaran Dirjen Pemerintahan Umum Kemendagri Tahun 2015. Yang rencananya ditender sekitar bulan Januari 2015 mendatang. “Bulan Desember nanti Insya Allah akan kami terima DIPA nya dan bulan Januari Tahun 2015 kita bisa mulai tender,” jelasnya.

Disamping dana pembangunan kantor BPBD, lanjut Wahab, pihaknya juga tengah memperjuangkan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan Kantor Pemadam Kebakaran. “DAK ini sebetulnya sangat mungkin kita dapatkan sekarang, tapi terkendala pemadam kebakaran di kita belum bergabung dengan BPBD,” ungkapnya.

Menghadapi hal ini, Bupati sudah memerintahkan staf terkait, untuk segera menyiapkan dokumen yang diperlukan sehingga pemadam kebakaran segera digabung bersama BPBD Kabupaten Bima.

Ia menambahkan, beberapa pekan lalu, pihaknya juga mendapat bantuan dana sebesar Rp 400 juta dari Kementrian Daerah Tertinggal, yang akan digunakan untuk kegiatan pencegahan bencana di Kabupaten Bima.

*Abu

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *