Tiga Pekan Pimpin DTKP, Hamdan Genjot PAD

Kota Bima, Kahaba.- Baru tiga pekan, sistem yang dibangun Kepala Dinas Tata Kota dan Perumahan (DTKP) Kota Bima Ir. Hamdan sudah mulai bekerja dengan baik. Belum genap sebulan, PAD sudah digenjot dan diperoleh sebanyak Rp 140 juta.

Kepala DTKP Kota Bima, Ir. Hamdan. Foto: Bin

Kepala DTKP Kota Bima, Ir. Hamdan. Foto: Bin

“Kita langsung eksen memenuhi kewajiban kita di Dinas, karena memang ada kontribusi penerimaan daerah dalam sektor PAD yang harus kita selesaikan,” ujar Hamdan, Senin (15/9).

Saat ditemui di kantornya, ia mengaku target awal PAD tahun 2014 sebanyak Rp 650 juta. Sementara Hasil evaluasi Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama Badan Anggaran (Banggar) di Tahun 2013 dan awal Tahun 2014, atau sebelum dirinya memimpin DTKP, baru mencapai 8,9 persen atau sekitar 65 juta dari yang ditargetkan.

“Sekarang Alhamdulillah, kesadaran masyarakat sudah semakin bagus, sampai pada pertengahan September Tahun 2014, sudah mencapai angka Rp 140 juta. Itu dari saya selama tiga pekan menjadi Kepala DTKP,” katanya.

Untuk sumbernya, Hamdan mengakui, dari potensi yang sama, seperti Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) dan sektor iklan. “Yang paling banyak perolehan ada pada IMB, sementara iklan relatif kecil,” sebutnya.

Kata dia, dirinya sejak awal memiliki komitmen membangun sistem, menjawab tanggungjawab dan mencoba merealisasikan dengan baik. Bahkan, diakhir Desember, ia optimis dari hasil observasi dilapangan, per 31 Desember Tahun 2014 nanti, peroleh PAD bisa mencapai 70 persen.

“Ditahun 2015, saya tantang dengan standar yang lebih besar dari sekarang, saya tidak ingin takabur, tapi saya ingin membangun sistem dengan baik. Agar sumbangsih PAD dari DTKP bisa maksimal,” tambahnya.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *