Kecelakaan Maut, Dua Tewas Delapan Kritis

Kabupaten Bima, Kahaba.- Kecelakaan maut menimpa sepuluh orang warga Dusun dua dan Dusun Tiga Desa Talabiu Kecamatan Woha Kabupaten Bima, Sabtu (20/9). Akibatnya, dua orang tewas dan delapan lainnya kritis.

Ilustrasi

Ilustrasi

Menurut dokter piket ruang IGD RSUD Bima, Nur Fatonah mengaku pihaknya menerima sepuluh korban kecelakaan maut. “Sepuluh orang tersebut, dua tewas beberapa menit sampai di ruang IGD RSUD Bima, sementara delapan orang lainya kritis dengan luka berat,” ujarnya.

Nama korban dimaksud, Nur menyebutkan, Yeti Anggriani (42) patah tulang paha kiri dan luka lebam di muka, Ani (20) yang juga ibu hamil itu mengalami luka robek di kepala bagian kiri, Irmawati (27) luka robek di dahi dan kepala.

Lalu, Nurlaila (21) luka lebam dibagian mulut dan gigi nyaris rontok, Indra (7) luka robek di kepala dan patah paha kiri, Ihwan (bayi) luka lecet dan robek di tangan kanan, Nur Alamsyah (10) luka robek di kepala dan dahi, dan satu lagi anak anak tengah dirawat di PKM Puskesmas Muhamadiyah. “Mereka tengah ditangani medis dan belum bisa dipulangkan,” katanya.

Sementara dua orang yang tewas yakni supir, Asrin Sofia (29) yang mengalami pendarahan telinga kiri, pendarahan kepala dan luka robek disekujur tubuh, sedangkan Ningsih (19) pendarahan di hidung dan mulut.

Salah seorang korban, Yeti mengaku peristiwa itu terjadi usai waktu Asar. Ia bersama sembilan orang keluarganya, naik mobil tiga roda dari Pantai Kalaki hendak pulang menuju Desa Talabiu.

Di tengah perjalanan, sekitar tikungan Lewamori-Kalaki, ia kaget mendengar teriakan penumpang dan mobil terjatuh. “Kami ditabrak Bus Ulet Jaya yang datang dari arah berlawanan setelah bertamasya di Pantai Kalaki,” ujarnya.

Saat tabrakan, dirinya terpental keluar dari mobil tiga roda yang ditumpanginya. Sedangkan penumpang lainnya masih didalam mobil itu dan berusaha keluar.

Saat itu juga, delapan orang korban termasuk dirinya dilarikan ke RSUD Bima oleh mobil pengguna jalan yang melintas.

*Abu

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *