169 Peserta Asal Bima Berlaga Di Semifinal OSK 2012

Kota Bima, Kahaba.- Sebanyak 169 orang peserta yang datang dari berbagai Sekolah Dasar di Kota dan Kabupaten Bima berlaga dalam babak semifinal Olimpiade Sains Kuark, Sabtu (28/4). Menariknya, olimpiade sains berskala nasional ini berhasil meloloskan banyak peserta dari berbagai pelosok daerah di Kota/Kabupaten Bima. Putra-putri terbaik Dana Mbojo itu harus bersaing dengan setidaknya 27.156 peserta dari seluruh nusantara untuk mendapatkan tiket final ke Jakarta.

Pengawas ujian sedang mengawasi jalannya semifinal olimpiade sains kuark 2012 di bima (28/4)

Sejumlah peserta mengaku bahagia bercampur bangga bisa mengikuti OSK 2012 hingga ke babak ini. Seperti yang dituturkan oleh Sri Wulandari kepada awak media seusai kegiatan, peserta semifinal tingkat 3 yang berasal dari SDN Soro Afu Kecamatan Langgudu Kabupaten Bima ini mengaku senang karena telah lolos hingga ke babak semifinal. Wulan, demikian ia disapa, merasa optimis bahwa peluangnya untuk lolos ke babak final terbuka lebar. “Disini saya bisa bertemu dengan banyak teman baru dari Kota dan Kabupaten Bima, dan berjuang bersama mereka dalam menyelesaikan soal-soal ujian. Walaupun soal-soal yang diberikan cukup berat, saya yakin saya mampu menyelesaikannya,” tutur siswi yang berasal dari ujung selatan Kabupaten Bima ini.

Hal senada diungkapkan oleh Abdul Halis, siswa yang berasal dari SDN Sori Panihi. Bersama Bapak kepala sekolahnya Halis menempuh perjalanan selama 8 jam dari desa asalnya di Kecamatan Tambora untuk hadir di lokasi ujian yang diselenggarakan di SD IT Insan Kamil Kota Bima itu. “Senang, karena ini adalah kesempatan pertama saya berlaga keluar dari Tambora, dan saya bangga untuk itu,” akunya ketika ditanya mengenai perasaannya seusai ujian.  Halis dan Kepala sekolahnya merencanakan akan bermalam di Kota Bima sebelum kembali ke desa di kaki gunung Tambora itu Minggu pagi.

OSK 2012 digelar oleh PT Sains Kuark International sebagai penyelenggara utama, untuk babak penyisihan dan semifinal di lokasi ujian regional Bima, kepanitiaan diisi oleh sembilan orang pengajar muda dari Gerakan Indonesia Mengajar penempatan Kabupaten Bima. Beberapa orang tenaga dari Dikpora Kabupaten Bima dan Komunitas Jalan Setapak juga diperbantukan sebagai tenaga pengawas jalannya olimpiade ini.

Gatot Suarman SE, ketua panitia pelaksana ujian regional Bima merasa sangat optimis akan banyak siswa-siswi asal daerah Bima yang lolos hingga final di Jakarta. “Melihat dukungan dari semua pihak untuk membawa anak-anaknya mengikuti kompetisi ini, kami percaya itu membawa dampak positif bagi mereka sehingga mereka akan menjadi lebih bersemangat mengerjakan ujian dan menjadi juara,” ujar Gatot. Pengajar muda yang ditempatkan di SDN Laju ini berharap Olimpiade Sains Kuark ini akan terus diadakan  karena bisa membuka kesempatan bagi anak-anak khususnya di daerah untuk menggali potensinya di bidang sains serta bersaing hingga mencapai level nasional.

Olimpiade Sains Kuark 2012 dibagi menjadi tiga tingkat yaitu tingkat pertama bagi siswa-siswi SD kelas 1 dan 2, tingkat kedua bagi siswa-siswi SD kelas 3 dan 4, dan tingkat ketiga bagi siswa-siswi SD kelas 5 dan 6. Penjaringan peserta sendiri dilakukan dalam tiga tahap, antara lain tahap 1 merupakan babak penyisihan, tahap 2 adalah babak semifinal, dan tahap 3 adalah babak final.

Berdasarkan press release dari panitia pusat, OSK tahun ini diikuti oleh setidaknya 86.758 peserta dari seluruh Indonesia. Babak penyisihan telah dilangsungkan pada 28 Maret lalu, kini OSK memasuki babak semifinal untuk menjaring 27.156 peserta yang berkompetisi kembali untuk bisa lolos ke babak selanjutnya. Para peserta tersebut berasal dari 195 kabupaten kota yang tersebar di 33 propinsi di Indonesia. Dalam 27.156 siswa-siswi tersebut, terdapat 169 putra-putri Bima yang berkompetisi memperebutkan tiket ke final. Rencananya babak final sendiri akan digelar pada bulan Mei 2012 di Jakarta.[BQ]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *