GOW Gelar Imtaq Bersama SMKN 4 Kota Bima

Kota Bima, Kahaba.– Dalam rangka membentuk karakter iman dan taqwa (Imtaq) untuk generasi muda Kota Bima, GOW Kota Bima dibawah kendali Ketua GOW Hj. Badrah Ekawati H. A Rahmanrutin turun ke berbagai sekolah.

Foto bersama GOW Gelar  dengan guru dan siswa SMKN 4 Kota Bima. Foto: Hum

Foto bersama GOW Gelar dengan guru dan siswa SMKN 4 Kota Bima usai Imtaq. Foto: Hum

Jum’at (26/9) rombongan GOW dalam rangka merealisasikan program kerja GOW melaksanakan Imtaq bersama di SMKN 4 Kota Bima. Acara dilaksanakan di ruangan belajar sekolah setempat.

Acara juga dihadiri Ketua GOW Kota Bima, Hj. Badrah Ekawati H. A Rahman, Ketua Iwabri Ny. Marfis Antonius, Kepala Sekolah SMKN 24 Kota Bima, beserta pengurus GOW Kota Bima. Sementara ceramah agama disampaikan Ustadz Islamudin, S.Pdi dengan tema Keutamaan Shalat.

Dalam ceramahnya Ustadz Islamudin, S.Pdi menjelaskan sesungguhnya shalata dalah tiang agama, dan shalat merupakan pilar terkuat dalam rukun Islam yang lima setelah syahadat. Posisi shalat dalam agama bagaikan posisi kepala pada tubuh seseorang.

“Seperti halnya seseorang takkan hidup tanpa kepala, maka seseorang tidak dianggap beragama tanpa melaksanakan shalat,” jelas Ustd. Islamudin melalui rilis yang disampaikan Plt. Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima, Ihya Ghazali, S.Sos.

Selain itu ditekankannya, tidak seorang pun yang boleh meninggalkan shalat dalam keadaan apapun selama ia masih berakal, walau orang itu telah memasuki usia lanjut, menderita sakit, dan lain sebagainya.

Diakhir ceramahnya ia berpesan, ada tiga hal utama dalam hidup yang wajib dijaga yakni menjaga hubungan dengan Allah SWT, menjaga hubungan dengan kedua orang tua dan hubungan dengan sesama manusia.

Usai ceramah agama para peserta Imtaq diajak berdialog dan tanya jawab, bagi para peserta yang mampu menjawab pertanyaan yang diajukan Ketua GOW diberikan souvenir. Dialog dua arah yang penuh tawa terjadi antara Istri Wawali ini dengan sejumlah siswa yang maju menjawab pertanyaan yang diajukan. Souvenir yang diberikan berupa mukenah bagi siswi, sarung dan songkok bagi siswa.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk membentuk potensi dan kualitas sumberdaya manusia yang baik, yaitu masyarakat yang memahami serta menjalankan agamanya denganbenar, memiliki watak yang religius, dan senantiasa mengembangkan intelektualnya. Hal ini sesuai dan sejalan dengan tujuan program Imtaq yang menjadi salah satu program penting di Kota Bima guna mencapai visi Pemerintah Kota Bima yaitu terwujudnya Kota Bima yang religius dan mandiri.

Diakhir kegiatan Umi Badrah berpesan (Sapaan akrab, red) kepada pihak sekolah dan para guru-guru agar pendidikan agama di kedepankan. “Dahulukan pengajaran penghafalan Al-Qur’an dan bacaan shalat kepada peserta didik”, pesannya.

Sebagaimana diketahui bahwa pendidikan agama merupakan pondasi utama dalam upaya mempersiapkan generasi muda agar mampu memiliki kehidupan jasmani dan rohani yang lebih baik dimasa mendatang

*Bin/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *