Umar Dipecat, Proses Hukum Alkes Tidak Berhenti

Kota Bima, Kahaba.- Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Raba Bima, Indrawan Pranacitra, SH menegaskan, H. Umar yang telah dipecat oleh Pemerintah Kota Bima (Baca. H. Umar Akhirnya Dipecat), tidak mempengaruhi proses hukum atas keterlibatannya pada korupsi Alat Kesehatan (Alkes) Tahun 2012. (Baca. Tersangka Kabur, Korupsi Alkes Mangkrak)

Ilustrasi

Ilustrasi

“Kewenangan Pemerintah Kota Bima memecat H. Umar. Kami tidak mau ikut campur, lagipula itu tidak ada kaitannya dengan kami. Sementara proses hukum kasus Alkes tidak akan terhenti,” tegasnya, Rabu (8/10). (Baca. Uber Umar, Jaksa Koordinasi Dengan Instansi di Jakarta)

Kata dia, sekarang pihaknya masih melakukan koordinasi dengan berbagai lembaga, baik yang ada di Daerah maupun di Pusat terkait keberadaan H. Umar. ”Hingga saat ini, yang bersangkutan masih kita cari,” ujarnya.

Menurut dia, keterangan yang bersangkutan sangat dibutuhkan, guna mengungkap kasus dugaan korupsi Alkes yang menelan anggaran Miliaran Rupiah. ”H. Umar itu kunci agar kasus ini bisa terungkap,” tuturnya.

*Teta

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *