Di Desa Nunggi, Warga Susah Dapat Air Bersih

Kabupaten Bima, Kahaba.- Sudah sebulan lebih warga Dusun Amba dan Ngodu Desa Nunggi Kecamatan Wera susah mendapatkan air bersih, untuk kebutuhan sehari-hari. Air dari pengunungan yang disalurkan ke bak penampung pun sudah mulai mengering.

Ilustrasi

Ilustrasi

Kondisi diperparah pada bulan Oktober ini, debet air semakin kecil. Untung saja, masih ada sumur galian di antara dua dusun itu yang masih memiliki air.

“Warga kini antri mengambil air di sumur itu untuk memasak, minum dan kebutuhan lain,” ujar Udin, warga Susun Amba Desa Nunggi Kecamatan Wera, via HP.

Warga pun khawatir, sumur yang diandalkan itu nanti tak memiliki air. “Kami berharap Pemerintah segera memperhatikan kondisi kami di sini,” pintanya.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Bima Muhammad Karman membenarkan kondisi tersebut. Kata dia, dua Dusun itu mengalami krisis air bersih. Jika sumur andalan itu mengering, terpaksa harus mencari air di Desa lain.

“Ini terjadi hampir setiap tahun. Terlebih pada bulan September ke atas, kekeringan itu cukup parah. Di bulan itu warga sudah mulai menghemat air,” tuturnya.

Duta PBB Dapil III ini pun berharap, masalah itu segera diperhatikan pemerintah. dengan mendistribusikan air bersih, minimal sekali dalam sehari.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *