Legislatif Dikuasai KMP, KIH Kecewa

Kota Bima, Kahaba.- Tidak hanya unsur pimpinan DPRD Kota Bima dikuasai Koalisi Merah Putih (KMP), Alat Kelengkapan Lembaga tersebut juga dikuasai oleh Koalisi pimpinan Prabowo Subianto. (Baca. Alat Kelengkapan DPRD Kota Bima Dikuasai KMP)

Paripurna DPRD Kota Bima. Foto: Erde

Paripurna DPRD Kota Bima. Foto: Erde

Tapi, dominasi KMP di lembaga Wakil Rakyat Kota Bima itu dituding tidak mencerminkan kebersamaan oleh sejumlah kader partai yang masuk dalam Koalisi Indonesia Hebat (KIH).

Satupun partai dari KIH tak mendapat posisi unsur pimpinan komisi karena penentuan alat kelengkapan dewan dicapai melalui suara terbanyak (vooting). Jelas saja, mekanisme yang ditempuh itu menguntungkan posisi partai dari KMP. Sedangkan KIH terpental karena hanya diakomodir menjadi anggota biasa.

Duta Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), M. Irfan, M.Si menilai, meski mekanisme menetapkan alat kelengkapan dewan sesuai aturan, tapi asas kebersamaan di DPRD sudah tidak ada lagi.

“Upaya musyawarah tidak berujung kesepakatan. Jalan terakhir terpaksa vooting, ya jelas kita kalah jumlah dari partai KMP,” ujarnya.

Anggota dewan lain, Mutmainnah juga menilai proses penentuan alat kelengkapan dewan pada Komisi III juga tidak mencerminkan kebersamaan. Karena kuatnya dominasi KMP, pengambilan suara terbanyak juga tidak sempat dilakukan. “Mau vooting bagaimana, percuma saja karena tetap saja kita kalah,” kata Duta Partai Nasdem itu.

Kemudian, Duta PDI Perjuangan, Taufikurman mengaku, kendati didominasi KMP, tetapi tidak menghilangkan kebersamaan di DPRD Kota Bima. “Siapa bilang tidak ada kebersamaan, kita tetap dalam kebersamaan,” tegas dia.

Sementara itu, Anwar Arman, SE menepis tudingan itu. Menurut duta PKS itu, tidak ada lagi kepentingan atas nama KMP dan KIH dalam penentuan Alat Kelengkapan Dewan.

“Dominasi KMP dalam unsur pimpinan bukanlah bagian dari setingan, karena faktanya dalam fraksi juga diisi partai KIH. Begitupun di Komisi,” tepisnya.

*Erde

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *