Sosialisasi Instrumen Penilaian SPM Award, Digelar

Kota Bima, Kahaba.- Sosialisasi Instrumen Penilaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Award digelar di Aula Kantor Walikota Bima pada Jum’at (31/10). Acara yang dibuka Walikota Bima HM Qurais H. Abidin itu didampingi Tim penilai Provinsi NTB dan konsultan individual perwakilan AIPD (Australian Indonesia Patnership for Desentralisation).

Kantor Pemerintah Kota Bima.

Kantor Pemerintah Kota Bima.

Kasubag Pengembangan Kapasitas dan selaku Tim penilai Standar Pelayanan Minimal (SPM) dari Biro Organisasi Setda Provinsi NTB Hj. Rini menjelaskan, tujuan kegiatan tersebut memberikan penjelasan dan pemahaman tentang parameter atau hal-hal yang jadi obyek penilaian dalam seluruh rangkian SPM Award, agar tidak menimbulkan kerancuan di kemudian hari.

Smenetara Perwakilan AIPD sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Sosialisasi Instrumen Penilaian SPM Award, Umar, SH menjelaskan, kegiatan SPM Award baru pertama kali dilaksanakan di Indonesia. AIPD berperan sebagai salah satu organisasi yang dibentuk untuk mendukung serta mendorong percepatan pelayanan publik di daerah otonom.

“Kegiatan ini tidak hanya sekedar lomba, tapi juga bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana pelaksanaan SPM di Kabupaten dan Kota di Provinsi NTB telah dijalankan,” ujarnya melalui Rilis Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima Ihya Ghazali, S.Sos

Kata dia, dari sekitar 32 bidang, ada 15 bidang yang wajib memiliki SPM. Agar masyarakat mendapatkan pelayanan publik yang berkualitas. 15 bidang tersebut yaitu Kesehatan, Pendidikan, Pekerjaan umum, Lingkungan hidup, BKKBN, Pangan, Perumahan rakyat, Pemberdayaan perempuan, Urusan dalam negeri, Kesenian, Komunikasi dan informatika, Penanaman modal, Perhubungan, Urusan sosial, dan tenaga kerja.

Kemudian, Walikota Bima HM. Qurais H. Abidin dalam arahannya sesaat sebelum membuka kegiatan menyampaikan di Kota Bima, sebagian besar SKPD dan Bidang telah menerapkan SPM. Ini sejalan dengan program Pemerintah daerah Kota Bima yang mencanangkan Tahun 2014 sebagai Tahun peningkatan pelayanan publik.

Qurais juga berpesan kepada seluruh peserta yang hadir khususnya SKPD yang ada di lingkup Pemerintah Kota Bima, agar melayani masyarakat dengan pelayanan yang sebaik-baiknya. Tanamkan mindset melayani bukan dilayani.

“Adanya sosialisasi ini, Insyaallah menambah wawasan dan pemacu bagi kami untuk lebih meningkatkan standar pelayanan yang kini sedang kami terapkan,” katanya.

Anugerah SPM Award merupakan bagian dari kegiatan peringatan HUT NTB ke-56 yang jatuh pada tanggal 17 Desember mendatang. Kegiatan itu merupakan program kerjasama antara Pemerintah Provinsi NTB dengan AIPD, LPPM – Unibraw Malang.

*Bin/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *