Debat Pansus Akhirnya Berakhir Musyawarah

Kabupaten Bima, Kahaba.- Perdebatan hasil kerja Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Bima terhadap draf peraturan DPRD tentang pembentukan Tata Tertib (Tartib), Kode Etik dan Tata Beracara Badan Kehormatan akhirnya berakhir dengan musyawarah. (Baca. Paripurna Dewan Ricuh, Rapat Berakhir Buntu)

Suasana Rapat Paripurna Pansus DPRD Kabupaten Bima yang berakhir dengan musyawarah dan mufakat. Foto: Bin

Suasana Rapat Paripurna Pansus DPRD Kabupaten Bima yang berakhir dengan musyawarah dan mufakat. Foto: Bin

Pada rapat lanjutan, Sabtu (1/11), dinamika tidak seperti rapat-rapat sebelumnya. Hujan interupsi dan saling tunjuk pun tak terlihat (Baca. Lagi, Paripurna DPRD Kabupaten Bima Ditunda). Hingga, pimpinan rapat Murni Suciyanti membacakan putusan paripuna.

Putusan akhirnya dibaca sesuai hasil musawarah dan mufakat. Opsi penempatan anggota fraksi pada Badan Anggaran (Banggar) disetujui dalam jumlah yang proporsional, yakni masing-masing fraksi mengutus dua anggota sesuai dengan laporan kerja Pansus sebelumnya. (Baca. Pansus Dewan Kabupaten Bima Dinilai tak Prosedural)

Seluruh anggota dewan yang dimintai tanggapan terhadap putusan menyekapati, termasuk Fraksi PAN yang sebelumnya fraksi ngotot menolak.

*Abu

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *