Pemerintah Akan Bantu Korban Isu Santet

Kabupaten Bima, Kahaba.- Kasubag Informasi dan Pemberitaan Humas Protokol Setda Kabupaten Bima Suryadin SS, MSI mengaku, Pemerintah akan menyalurkan bantuan untuk Juhaini dan keluarganya yang tertimpah musibah isu santet di Desa Nipa Kecamatan Ambalawi. (Baca. Diduga Dukun Santet, Rumah Guru Ngaji Diserang)

Kasubag Informasi dan Pemberitaan Humas Protokol Setda Kabupaten Bima Suryadin SS, MSI. Foto: Bin

Kasubag Informasi dan Pemberitaan Humas Protokol Setda Kabupaten Bima Suryadin SS, MSI. Foto: Bin

“Rumah Juhaini dirusak massa. Begitupun sejumlah uang yang tersimpan dalam rumah telah raib,” ujarnya, Kamis (6/11).

Kata dia, bantuan rencananya akan disalurkan setelah Pemerintah mendapat laporan dari Pemerintah Desa dan Kecamatan setempat, guna acuan dalam menyalurkan bantuan.

Menurutnya, korban merupakan salah seorang aktivis perempuan yang sudah banyak berperan untuk daerah. Juhaini kerap terlibat dalam setiap kegiatan humanis, baik melalui LSM maupun dalam sejumlah organisasi.

“Kita melihat, Juharni itu selalu sibuk dan aktif dalam setiap kegiatan,” katanya.

Terkait hal itu dia meminta kepala desa dan camat setempat segera menyelesaikan masalah itu. Memediasi menenangkan suasana di Desa setempat. “Terutama mendamaikan warga dengan korban, agar aksi brutal itu tidak terulang lagi,” arahnya.

Sebab, tindakan main hakim sendiri itu bukan solusi, tapi justru menambah masalah baru. Bahkan, hal tersebut dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Apalagi hanya karena dipicu oleh isu, yang tidak didasari bukti.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *