Sandera Wakil Ketua Dewan, Demo Dibubar Paksa

Kabupaten Bima, Kahaba.- Demonstrasi mahasiswa BEM STKIP Bima dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bima yang menuntut penolakan kenaikan BBM bersubsidi di depan kantor DPRD Kabupaten Bima dibubar paksa aparat.

Ilustrasi

Ilustrasi

Aksi dibubar paksa karena massa menyandera Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima, Syamsudin menggunakan mobil milik massa aksi, Senin (24/11).

Penyanderaan berawal dari mahasiswa yang memaksakan kehendak kepada politisi partai Gerindra itu menandatangani surat pernyataan dari mahasiswa.

Akibat ditolak, mobil yang ditumpangi Syamsudin ditahan dan mahasiswa merangsek masuk dan menyandera pemilik mobil.

Kapolsek Rasanae Barat Kompol H. Nurdin, SH pun yang mengawal langsung aksi meminta massa untuk bubar, namun keinginan itu justru tidak ditanggapi.

Polisi kemudian bereaksi dan membubarkan massa aksi dengan menembak gas air mata. Wakil Ketua DPRD berusaha diselamatkan dan dikawal ketat aparat masuk ke halaman Kantor DPRD. Sementara mahasiwa dari HMI Cabang Bima, berlari dan menyelamatkan diri.

Mahasiswa dalam aksinya menuding menaikan harga BBM justru semakin menyengsarakan rakyat.

*Teta

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *