Demo Tolak Kenaikan BBM Ricuh, Polisi Kena Panah

Kota Bima, Kahaba.- Meski BBM sudah naik, namun gelombang protes masih terus terjadi. Demo mahasiswa BEM STKIP Taman Siswa Bima yang menyorot kenaikan harga BBM bersubsidi, Senin (24/11) pun berakhir ricuh.

Ilustrasi

Ilustrasi

Akibatnya, satu anggota Shabara Polres Bima Kabupaten IPDA. Muhammad Ghazali terkena anak panah, tertancap di dada kiri. Korban langsung di evakuasi di RSUD Bima. Selain satu orang Polisi terluka, tiga orang mahasiswa pun terluka, satu orang mahasiswa ditahan.

”Korban harus diobservasi untuk mendapatkan perawatan secara intensif,” ujar Humas BLUD Bima, dr. Soecipto.

Tidak hanya dijahit, dada kiri Ghazali harus di rontgen di ruang Radiologi. Yang bersangkutan terlihat dalam keadaan tak berdaya dan dipasang oksigen di mulut dan hidungnya.

*Teta

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *