Pilkada 2015, KPU Ajukan Anggaran Rp 28 Miliar

Kabupaten Bima, Kahaba.- Setelah menerima surat dari KPU Pusat melalui Pemerintah Provinsi NTB terkait pelaksanaan Pilkada Tahun 2015. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bima telah mengajukan estimasi anggaran untuk persiapan Pilkada Tahun 2015 sebesar Rp 28 Miliar ke Pemerintah Kabupaten Bima.

Ilustrasi

Ilustrasi

Sekretaris KPU Kabupaten Bima Drs. Aidin mengatakan, pihaknya sudah menerima surat itu akhir Bulan November 2014 kemarin. Intinya dalam surat itu, Kabupaten Bima dipastikan akan melaksanakan Pilkada serentak bersama lima daerah lainnya di NTB secara langsung Tahun 2015.

“Kepada KPU di lima daerah diminta untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mempersiapkan anggaran,” katanya.

Aidin mengaku, surat yang diterima merupakan tindaklanjut dari surat KPU Pusat. Perihal pelaksanaan Pilkada serentak pasca Perpu Nomor 1 Tahun 2014 dan surat Ketua KPU Pusat tentang Pilkada serentak.

“Anggaran Rp 28 Miliar itu merupakan rancangan untuk dua putaran. Pemkab Bima sudah memberikan sinyal melalui Sekda, sudah menyetujui Rp 18 Miliar untuk satu putaran. Sedangkan anggaran putaran kedua, belum,” sebutnya.

Anggaran untuk putaran kedua, lanjutnya, akan menyusul mengingat perkiraan putaran kedua kemungkinan akan dilaksanakan Bulan Januari Tahun 2016 mendatang. Sehingga anggarannya bisa dialokasikan melalui APBD berikutnya.

Aidin menambahkan, rencana pelaksanaan Pilkada serentak Bulan September 2015 belum final. Sebab itu merupakan rencana sebelum lahir Perpu Nomor 1 Tahun 2014 dan dibuat masing-masing daerah.

Sementara Pilkada kali ini, jadwalnya dibuat KPU Pusat setelah selesai pembahasan Perpu dan diseragamkan karena dilaksanakan serentak.

“Kami memperkirakan pemungutan suara akan dilaksanakan sekitar November 2015. Saat ini kita terus mempersiapkan segala persiapannya,” tambahnya.

*Erde

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *