Dua Balon Bupati Bima Merapat ke PKS

Kabupaten Bima, Kahaba.- Pemilukada Bupati Bima tidak lama lagi akan dihelat, sejumlah bakal calon pun kini mulai mencari Partai Politik sebagai persyaratan kendaraan untuk merebut Kursi nomor satu.

Ilustrasi

Ilustrasi

Pekan lalu, dua Bakal Calon (Balon) Bupati Bima secara resmi telah mengajukan lamaran pada DPD Partai Keadilan Sejatera (PKS) Kabupaten Bima. Dua nama tersebut termasuk Bupati Saati ini Drs. HM. Syafrudin HM. Nur MPd.

Ketua DPD PKS Kabupaten Bima, Ilham Yusuf mengatakan, pihaknya lalu telah menerima dua lamaran resmi dari dua Balon Bupati. Pertama datang dari Letkol Muhidin asal Kecamatan Monta, yang bersangkutan secara resmi bersurat minta dukungan.

“Yang kedua yakni Bupati Bima saat ini, sepekan lalu bersurat secara resmi dan beliau berharap seterusnya berkoaliasi, karena sebelumnya juga PKS berkoalisi,” ujarnya, Jum’at (12/12).

Kata Ilham, pihaknya akan memproses surat lamaran itu, namun tidak menutup kemungkinan untuk menerima lamaran dari Balon yang lain. ”Untuk bersurat secara resmi baru dua, juga ada yang menyatakan secara lisan dan berkunjung ke rumah, seperti Kolonel Hidayat dan Ahmad Gazali,” sebutnya.

Ditanya dari kader PKS? Dengan tersenyum Ilham mengatakan, bisa saja dirinya selaku ketua DPD PKS Kabupaten Bima menjadi Balon. ”Bisa saja saya, tidak ada masalah,” tuturnya sumringah.

Intinya, lanjut pria yang dua periode menjadi Wakil Rakyat itu, PKS membuka seluas-luasnya kepada putra Bima yang ingin menjadi Kepala Daerah.

“Untuk kriteria, normatif. Seperti pemimpin yang visioner, religius, bisa merubah moral masyarakatnya, pemimpin yang memiliki visi kedepan, dan mampu mengatasi pengangguran,” paparnya.

Menjawab soal Koaliasi Merah Putih (KMP), prinsipnya semua partai boleh mengajukan nama calon untuk dimusyawarahkan dalam koalisi, tidak semata – mata hanya partai dalam KMP. “Kalau ada calon dari Koalisi Indonesia Hebat (KIH) PKS juga akan membuka ruang,” tambahnya.

*Abu

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *