Personil Polisi Ditantang Tes Urine

Kabupaten Bima, Kahaba.- Memastikan personil kepolisian di Kabupaten Bima tidak mengkomsumsi Narkoba. Anggota DPRD Kabupaten Bima menantang seluruh anggota Polres Bima Kabupaten untuk tes urine.

Ilustrasi

Ilustrasi

Pernyataan itu dilontarkan Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bima, Sulaiman, MT, SH saat menanggapi informasi dugaan keterlibatan sejumlah oknum perwira Polisi dalam kasus narkoba yang semakin mengemuka ke publik.

Sulaiman menegaskan, bila benar ada oknum perwira Polisi terlibat dalam kasus narkoba baik sebagai pengguna maupun sindikat, maka patut dipertanyakan.

Sebab hal itu akan berimbas pada komitmen Kepolisian memberantas narkoba. Karena tentu tidak akan mungkin dilakukan penegakkan hukum secara maksimal.

“Bagaimana mau ditegakkan hukum kalau aparat penegak hukum sendiri terlibat di dalamnya,” kata mantan advokat ini di ruang Komisi I, Jumat (12/12)

Untuk itu, ia menantang semua personil Kepolisian melakukan tes urine sebagai bentuk tindak lanjut informasi dari masyarakat.

“Bila perlu Anggota DPRD dan wartawan juga ikut dites urine. Jangan sampai menggunakan narkoba,” tandasnya.

Selain itu, Politisi Partai Gerindra ini mendesak institusi Kepolisian berani mengambil tindakan tegas terhadap oknum anggota Polisi yang terbukti terlibat kasus narkoba. Dengan begitu menurutnya, akan memberikan efek jera sekaligus contoh penegakkan hukum kepada masyarakat.

“Saya sepakat, kalau ada oknum anggota maupun perwira Polisi terbukti terlibat narkoba dinonaktifkan saja,” ujarnya.
*Erde

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *