Aksi Preman Oknum Polisi, Pelajar Terluka

Kota Bima, Kahaba.- Aksi premanisme Oknum aparat Kepolisian terjadi lagi. Kali ini menimpa Rahmad Cahyadin (14) warga Asrama Kodim 1608 Bima. Karena menerima tendangan keras dari petugas Lantas Polres Bima Kota, siswa SMP I Kota Bima mengalami luka-luka dan dilarikan ke RSUD Bima.

Ilustrasi

Ilustrasi

Rahmad menceritakan, aksi brutal oknum Anggota Patroli Motor (Patmor) itu bermula saat dirinya hendak mengantar temannya yang tinggal di Kelurahan Penatoi. Tiba di depan Kantor Polres Bima Kota, dari belakang ia dipanggi-panggil oleh oknum Polisi itu.

Karena dipanggil dengan muka sangar lanjutnya, iapun terus saja lari dan mengambil arah menuju kuburan Suhada di Kelurahan Raba Ngodu Utara.

“Polisi itu terus saja mengejar, di Kelurahan Rabangodu Selatan saya ditendang sebanyak tiga kali, kemudian saya jatuh tersungkur dengan motor,” ceritanya di IGD RSUD Bima Sabtu (13/12).

Usai menendang punggung kanannya, polisi kemudian kabur dan tidak Polisi menghiraukan dirinya yang terjatuh dan menabrak mobil Avanza yang diparkir di pinggir jalan.

Setelah itu, warga yang melihatnya lalu membawanya ke RSUD Bima untuk mendapatkan perawatan medis.

“Bahkan saat itu saya dicaci maki oleh polisi itu dan mau menembak saya,” ungkapnya.

Perawat IGD RSUD Bima yang tidak ingin namanya disebutkan mengatakan, korban mengalami lebam pinggang bagian kanan, lecet kaki kiri dan pergelangan tangan kanannya telah bergeser.

Sementara itu, Kasi Propam Polres Bima Kota IPDA. Luthfi Hidayat mengaku, pihaknya telah mengetahui insiden tersebut. Namun, pihaknya belum bisa memastikan siapa oknum anggota Lantas dimaksud.

“Saya sudah perintahkan anggota untuk turun ke lapangan dan mencari tahu soal kasus itu. Kalau benar, saya tindak tegas,” tuturnya.
*Teta

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *