Reses Sepi, Feri Sofyan Kecewa dengan Warga Penatoi

Kota Bima, Kahaba.- Reses anggota DPRD Kota Bima Dapil II di kelurahan Penatoi, Sabtu (20/12) sepi pengunjung. Dari 4000 lebih warga setempat, hanya dihadiri beberapa puluhan orang saja. Nampak sejumlah kursi kosong dan tidak terisi.

Suasana Reses sepi di Kelurahan Penatoi. Foto: Bin

Suasana Reses sepi di Kelurahan Penatoi. Foto: Bin

Ketua DPRD Kota Bima, Feri Sofyan, SH menyampaikan kekecewaannya. Padahal sejak awal sudah disurati Camat dan Lurah setempat, namun yang hadir tidak memenuhi perwakilan dimasing-masing RT dan RW Kelurahan tersebut.

“Ada 4 ribu lebih warga Kelurahan Penatoi, tapi hanya sedikit yang hadir. Sangat saya kecewa dengan kondisi miskomunikasi ini,” sesalnya.

Padahal, kata dia, kesempatan ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat, menyampaikan aspirasi dan segala kebutuhan. Namun yang terjadi, banyak Ketua RT dan RW yang tidak sempat hadir.

“Esensi kehadiran kami ini ingin mendengar dan menggali keinginan dan harapan masyarakat, guna merealisasikan kebutuhan disegala aspek. Kami tidak membawa ide dan gagasan, tapi ingin mendengar langsung aspirasi dari masyarakat,” tegasnya.

Dengan kondisi itu, dirinya tidak bisa menyalahkan siapa-siapa. Hanya bisa berharap, warga yang hadir menyampaikan kebutuhan yang mewakili masing-masing Lingkungan.

Tokoh masyarakat, Drs. Syamsuddin juga menyayangkan ketidakhadiran RT dan RW. Padahal moment reses, menjadi agenda yang baik untuk menyampaikan aspirasi.

Sementara itu, Heri Aminullah, Ketua RT 2 mengaku dirinya tidak tau jika ada kegiatan tersebut. “Kami diberitahu mendadak,” tuturnya.
*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

  1. Om Zack

    Ganti aja dgn cara ‘blusukan’ pak Ketua..lbh efektif dan jemput bola lgs ke tengah2 masy..ketimbang acara resmi spt itu udah gak zaman.. di BTN Penatoi butuh perbaikan saluran drainase dan tong sampah kolektif..titip ya pak Ketua

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *