Qurais Dukung KPK Ada di Daerah

Kota Bima, Kahaba.- Wacana pembentukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di daerah mendapat respon yang baik dari Walikota Bima, HM. Qurais H. Abidin. Ia mendukung wacana itu agar pemerintah daerah hati-hati menggunakan anggaran.

Ilustrasi

Ilustrasi

“Selama itu untuk kebaikan, saya pasti setuju. Itu akan lebih memaksimalkan fungsi dan peran KPK dalam mengawasi serta menyelidiki kasus dugaan korupsi,” ujar orang nomor satu di Kota Bima itu, Senin (22/12).

Hanya saja, ia tidak sepakat apabila pembentukan KPK dibebankan pada anggaran daerah. Apalagi Kota Bima dengan keterbatasan APBD tidak akan cukup.

Pandangan Qurais justru berbeda dengan Anggota DPRD Kota Bima, M. Irfan, M.Si. Kata dia, wacana itu perlu dikaji dan dipertimbangkan kembali. Sebab KPK merupakan lembaga ad hooc (Kepanitiaan) yang terfokus dipusat.

Menurut duta Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), keberadaan KPK di daerah dikuatirkan akan dibebankan kepada anggaran daerah melalui APBD. Hal itu dinilai tidak tepat mengingat daerah seperti Kota Bima perlu penguatan anggaran dari Pemerintah Pusat, bukan sebaliknya.

Pertimbangan lainnya, lanjut mantan Dosen itu, peran dan fungsi lembaga penegak hukum, Kepolisian dan Kejaksaan akan diabaikan karena tugas pengusutan kasus korupsi diambil alih KPK.

Karenanya, lebih baik dilakukan penguatan terhadap lembaga penegak hukum yang sudah ada di daerah daripada membuang anggaran lagi membentuk KPK.

“Saya rasa KPK bisa berkoordinasi dengan Kepolisian dan Kejaksaan melakukan penguatan, bukan mengambil alih tugas mereka,” ujarnya.

*Erde

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *