DPRD Atensi Capaian PAD Tahun 2015

Kota Bima, Kahaba.- Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Bima dinilai menjadi persoalan klasik. Kendati sering dikoreksi, namun tak menunjukan grafik yang membanggakan. SKPD yang diharap bisa menjadi ujung tombak pun, tak bisa beruat banyak.

Ketua DPRD Kota Bima Feri Sofyan, SH.

Ketua DPRD Kota Bima Feri Sofyan, SH.

Memasuki Tahun 2015, Lembaga Legislatif Kota Bima memberikan catatan kepada eskekutif agar menjadi bahan untuk pembenahan kedepan.

“Soal PAD juga menjadi catatan kita. Kita juga akan coba berinovasi dan berkreasi untuk meningkatkan PAD Tahun 2015, karena pada Tahun 2014 belum ada perubahan yang siginifikan,” jelas Ketua DPRD Kota Bima, Feri Sofyan, SH.

Menurut Politisi PAN ini, SKPD yang diharapkan bisa mencapai lebih banyak PAD akan didorong karena belum maksimal mencapai target yang ditetapkan.

“Karena ini menyangkut masalah pendapatan daerah, maka out-putnya adalah masalah belanja dan pembiayaan. Bukan tidak ada peningkatan tetapi yang kita harapkan ada pencapaian siginifikan,” nilainya.
Beberapa SKPD yang menjadi tumpuan itu sambungnya, harus terus meningkatkan kinerja dan memacu diri agar Tahun 2015 bisa lebih baik. Salah satu poin kinerja itu adalah peningkatan PAD, disamping pelayanan kepada masyarakat.

Selain persoalan PAD kata dia, hasil serapan aspirasi melalui reses menjadi catatan tersendiri bagi DPRD. “Kita akan mempersiapkan anggarannya dengan melihat skala prioritas usulan masyarakat tersebut. Tentu tidak semua usulan bisa kita golkan, tetapi yang prioritas untuk kepentingan bersama,” katanya.

Sementara soal regulasi terangnya, pihaknya akan mencoba menginventarisir semua potensi daerah dan dibuatkan regulasinya melalui perda. Sebab, kalau tidak ada Perda tentunya tidak ada wadah untuk menampung potensi tersebut.

“Saat ini kita sudah minta semua Komisi untuk menyusun agenda kerja untuk tahun 2015. Akumulasi agenda komisi-komisi akan menjadi agenda dewan secara kelembagaan dan akan kita paripurnakan untuk agenda Tahun 2015,” tambahnya.

*Erde

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *