Dewan Minta Distribusi Pupuk Diatur Sesuai Musim Tanam

Kabupaten Bima, Kahaba.- Anggota DPRD Kabupaten Bima, Ilham Hamzah meminta kepada Pemerintah melalui Dinas terkait untuk mengatur distribusi pupuk sesuai musim tanam. Agar petani tidak kesulitan memperoleh pupuk pada musim tanam yang lebih banyak membutuhkan pupuk.

Ilustrasi

Ilustrasi

Dicontohkannya, berdasarkan pengakuan pejabat Dinas Pertanian dan Holtikultura, pada bulan Oktober-Desember didistribusi pupuk sebanyak 7000 ton. Padahal saat itu kebutuhan pupuk masyarakat tidak begitu banyak. Akibatnya, banyak pupuk kemudian tidak jelas keberadaannya.

“Untuk itu, sistem pendistribusian harus dibenahi dan harus disesuaikan dengan kebutuhan setiap musim tanam. Dihitung berapa jumlah dan luas lahan itu harus diperhitungkan semua, sehingga saat waktu penanaman serentak seperti saat ini dan kebutuhan pupuk membengkak, Pemerintah tidak kewalahan,” jelasnya.

Menurut dia, selain kurangnya pengawasan, kesalahan pada sistem pendistribusian yang kerap berlebihan sebelum waktu massa tanam, akan sangat menyulitkan petani. Akibatnya, hasil tanam juga akan sangat berpengaruh.

Begitupun disampakan anggota Dewan lain, Samran. Menurutnya banyak masalah kaitan dengan pupuk, terutama ditingkat distribusi tingkat pengecer. Bahkan ada yang menjual lebih tinggi dair HET.

“Anehnya lagi, yang jual bukan pengecer resmi. Untuk itu kita akan panggil pihak-pihak terkait untuk mempertanyakan masalah itu,” tambahnya.

*Abu

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *