Istri Sirih Hamil dan Diceraikan, Walikota Bima Diminta Pecat Oknum Kasek

Kota Bima, Kahaba.- Malang nian nasib AY (24). Wanita asal Kelurahan Kolo Kecamatan Asakota itu dan keluarganya kini harus menanggung malu, lantaran ulah Kepala Sekolah (Kasek) SDN 13 Kota Bima AM.

Ilustrasi

Ilustrasi

AY yang menjadi istri simpanan Kasek itu akhirnya lari dari rumah karena diceraikan. Padahal, wanita yang baru saja menyandang gelar sarjana itu tengah mengandung tiga bulan, buah hubungannya dengan Kasek dimaksud.

Hasyim, orang tua angkat AY mengaku, ia awalnya tidak tahu jika anak angkatnya itu telah menikah. Setelah kejadian tersebut, baru diketahui jika AY menikah diam-diam (Nikah Sirih, red) dengan oknum Kasek itu.

“Meski telah menikah sirih, Kasek itu harus bertanggungjawab. Jangan ceraikan anak saya dengan kondisi hamil tiga bulan,” kesalnya, Selasa (20/1).

Menurut dia, perbuatan Kasek itu sudah sangat tidak terpuji. Selaku orangtua, dia tidak bisa menerima anaknya harus menanggung malu, melahirkan dan membesarkan anak tanpa seorang bapak.

“Anak saya diceraikan begitu saja. Dan hingga saat ini, kami tidak tahu AY entah kemana,” katanya.

Untuk itu, dirinya berencana menemui Wali Kota Bima untuk segera memanggil dan memecat oknum Kasek tersebut. Karena perbuatannya sungguh tidak terpuji.

“Kami berharap Pemerintah tidak menutup mata soal ini. Bila perlu, segera bertindak, sebelum kami bertindak terlebih dahulu,” ancamnya.

Secara terpisah, Kasek SDN 13 Kota Bima, AM yang dikonfirmasi wartawan, dengan tegas membantah tuduhan tersebut. Ia mengaku, tidak mengetahui apa-apa soal itu.

“Saya tidak tahu, tidak ada kejadian itu. Jangan tanya lagi,” elaknya sembari menutup pembicaraan, Selasa (20/1) sore.

*Teta

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *