Pemkot Bima Gelar Pencanangan Gerakan Irigasi

Kota Bima, Kahaba.- Pemerintah Kota Bima, Selasa (27/1) menggelar kegiatan pencanangan gerakan perbaikan irigasi dalam rangka swasembada padi, jagung dan kedelai di Kelurahan Nungga Kecamatan Rasanae Timur.

Dandim 1608 Bima Letkol Inf. Tommy Fery saat memberikan sambutan. Foto: Bin

Dandim 1608 Bima Letkol Inf. Tommy Fery saat memberikan sambutan. Foto: Bin

Hadir Assiten Bidang Pembangunan dan Ekonomi Setda Kota Bima, Ir. Hj. Rini Indriati mewakili Walikota Bima, didampingi Wakil Ketua DPRD Kota Bima Syahbudin, Dandim 1608/Bima Letkol Inf. Tommy Fery, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Bima, para Kepala SKPD lingkup pemerintah Kota Bima, bersama kelompok tani yang berada di kelurahan Nungga. Hadir pula dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DPRD Kota Bima Syahbudin SE, Camat serta Babinsa se Kodim 1608/Bima.

Kegiatan peletakan batu pertama sebagai tanda benutk pencanangan tersebut merupakan salah satu bagian dari upaya khusus untuk meningkatkan produksi padi, jagung dan kedelai menuju swasembada pangan secara nasional.

“Pemerintah Kota Bima optimis dan siap mendukung keberhasilan pencapaian target swasembada pangan secara nasional dengan bekerja secara sinergis bersama seluruh komponen yang ada di wilayah,” Ir. Hj. Rini Indriati melalui Rilis yang disampaikan Plt. Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima, Ihya Ghazali, S. Sos.

Sementara itu, Dandim 1608/Bima Letkol Inf Tommy Fery beserta seluruh Babinsa menyatakan siap melaksanakan pendampingan terhadap para petani dan PPL demi terwujudnya swasembada pangan khususnya di wilayah tanggung jawabnya.

Panglima tertinggi TNI dan Kepala Staf TNI AD (Kasad) juga telah melaksanakan kerjasama dengan instansi di tingkat pusat sehingga kebawah perlu segera ditindaklanjuti.

Kata dia, ketahanan pangan, khususnya beras, sangat penting dalam rangka meningkatkan stabilitas keamanan nasional, karena beras saat ini masih menjadi kebutuhan dasar manusia yang paling utama.

“Ketahanan pangan menjadi penting karena sangat berpengaruh terhadap peningkatan stabilitas keamanan nasional. Karena konsumsi beras kita masih cukup tinggi, maka tidak ada jalan lain kecuali menempatkan sektor pertanian menjadi skala prioritas,” jelasnya.

*Bin/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *