Komisi III DPRD Kota Bima Laporkan Kendala dan Keberhasilan Program SKPD

Kota Bima, Kahaba.- Anggota Komisi III DPRD Kota Bima Dedy Mawardi yang ditunjuk untuk membacakan laporan hasil Kunjungan Kerja (Kunker) beberapa waktu lalu, menyampaikan sejumlah kendala dan keberhasilan pelaksanaan program dan kegiatan di masing-masing SKPD.

Dedy Mawardi saat memberikan laporan hasil Kunker pada rapat Paripurna. Foto: Bin

Dedy Mawardi saat memberikan laporan hasil Kunker pada rapat Paripurna. Foto: Bin

Seperti yang ditemui di Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman Kota Bima, soal realisasi PAD Tahun 2014, dinas tersebut hanya mampu mencapai hanya sebesar Rp 75 juta atau 15 persen dari target sebesar Rp 500 juta.

Dari pencapaian itu, Komisi III menilai adanya ketidakmampuan kinerja aparatur didalam memanfaatkan sumber potensi PAD yang ada, serta tidak adanya saling koordinasi dan kerjasama diantara pejabat yang ada dilingkup Dinas tersebut, sehingga dalam hal pencapaian target pendapatan asli daerah mengalami berbagai kendala.

“Soal penanganan persampahan juga, Komisi III meminta untuk melakukan pengelolaan dengan baik dan menjadi perhatian prioritas,” ujarnya.

Lalu di Dinas Tata Kota dan Perumahan, lanjutnya, terkait penerimaan daerah disektor pajak dan retribusi daerah, Tahun 2014 PAD hanya 44,70 persen. Kendati demikian, disisi lain pihaknya sangat mengapresiasi kinerja Dinas itu karena diawal Tahun 2015 pertengahan bulan januari ini sudah meraih pendapatan asli daerah sebesar Rp 50 juta lebih.

“Target PAD Tahun 2015 sebesar Rp 650.000.000, semoga dengan kerja keras diakhir Tahun ini bisa mencapai target PAD atau lebih dari target yang telah ditetapkan bersama,” katanya.

Terkait pembangunan empat Tower Telekomunikasi, pada Tahun 2014 Dinas Tata Kota dan Perumahan telah mengeluarkan rekomendasi IMB di Kelurahan Sambinae. Namun tiga tower lainnya, belum diberikan rekomendasi IMB, karena disebabkan belum memenuhi syarat.

“Untuk itu kami berharap, sebelum memberikan izin pembangunan tower, diperhatikan pengaturan dan syaratnya berdasarkan ketentuan,” tuturnya.

Pada Dinas Pekerjaan Umum, Pertambangan dan Energi, sambung Dedy, Komisi III meminta agar potensi obyek PAD dapat digali dan dimanfaatkan secara maksimal, sehingga dapat memberikan kontribusi yang cukup signifikan bagi peningkatan pendapatan asli daerah.

Sementara di Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi juga diminta untuk memaksimalkan lagi kinerja seluruh jajarannya, agar target PAD yang telah ditetapkan untuk Tahun Anggaran 2015 dapat direalisasikan 100 persen atau lebih. Sehingga mampu memberi dampak manfaat yang positif bagi peningkatan pendapatan daerah untuk peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat Kota Bima.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *