Wadah Ikatan Alumni STIT Sunan Giri Bima Dibentuk

Kota Bima, Kahaba.- Peran alumi bagi kemajuan Lembaga Perguruan Tinggi sangat penting. Guna memberikan sumbangsih pemikiran dan ide dalam memajukan kampus.

Ilustrasi

Ilustrasi

Menyadari pentingnya itu, Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Sunan Giri Bima saat ini telah membentuk wadah ikatan alumni. Pembentukan wadah itu difasilitasi langsung oleh Ketua Program Studi (Prodi) PAI STIT Sunan Giri Bima, Syukri Abubakar, M.Ag.

Wadah tersebut melibatkan sejumlah alumni dari semua angkatan, terutama yang pernah aktif di Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Dewan Pertimbangan Mahasiswa (DPM) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) kampus.

Ketua Program Studi (Prodi) PAI STIT Sunan Giri Bima, Syukri Abubakar, M.Ag mengatakan, pembentukan wadah alumni merupakan gagasan kampus bersama beberapa alumni. Gagasan itu direspon baik setelah dirinya berkoordinasi dengan alumni sehingga langsung ditindaklanjuti dengan pertemuan.

“Semangat awal ini karena pihak lembaga merasa perlu pelibatan alumni dalam memajukan kampus. Kami kami menyadari, keterbatasan saat ini perlu dukungan moral, sumbangsih ide dan gagasan untuk pengembangan kampus,” jelasnya.

Dirinya meyakini, alumni STIT Sunan Giri Bima yang tersebar ke sejumlah profesi dan dunia pekerjaan saat ini punya kepedulian secara moral untuk melihat kembali almamater yang membesarkannya, minimal memberikan sumbangsih saran dan pemikiran. “Karenanya, pihak yang paling tepat dijadikan mitra adalah para alumni,” ujar Syukri.

Setelah melakukan musyawarah secara sederhana, disepakati Adiman Husain (Mantan Ketua DPM Tahun 2009) sebagai Ketua Ikatan Alumni STIT Sunan Giri Bima, Ady Supriadin (Mantan Ketua BEM Tahun 2011) sebagai sekretaris.

Rencananya, usai membentuk wadah tersebut alumni akan kembali mengadakan pertemuan membahas langkah kerja dan program untuk membantu memajukan kampus.

*Erde

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *