24 Ton BBM Ilegal Diamankan di Perairan Asakota

Kota Bima, Kahaba.- Kapal Patroli Perenjak 5017 Ditpolairbarkam Mabes Polri yang BKO ke Polda NTB mengamankan BBM jenis Solar ilegal sebanyak 24 Ton di perairan Asakota Bima, Rabu (4/2) sekitar pukul 02.30 WITA.

Anggota Patroli Perenjak 5017 Ditpolairbarkam Mabes Polri  saat mengamankan kapal pengangkut solar illegal. Foto: Teta

Anggota Patroli Perenjak 5017 Ditpolairbarkam Mabes Polri saat mengamankan kapal pengangkut solar illegal. Foto: Teta

Kapal Rahmat Buana milik pengusaha asal Kecamatan Sape Kabupaten Bima yang mengangkut solar itu hendak berlayar menuju Sulawesi Selatan. Kapal kayu itu akhirnya digiring ke Pelabuhan Bima untuk diproses.

Sebagai barang bukti, sementara kapal dilarang beroperasi. Belum diketahui juga, apakah solar yang diamankan itu sudah dipindahkan dari kapal atau belum.

Kapten Kapal yang hendak ditemui belum berhasil dimintai keterangan. Petugas Ditpolairbarkam Mabes Polri itu memberitahu jika Kapten Kapal tak berada di tempat.

“Mohon maaf, nanti saja. Komandan kami tengah keluar dan nanti sore saja baru kembali,” ujar salah seorang personil Kapal Patroli yang tak ingin namanya disebutkan.

Sementara itu, salah seorang Anak Buah Kapal (ABK) Rahmat Buana Najamudin mengatakan, Solar yang dimuatnya itu diamankan petugas Ditpolairbarkam Mabes Polri sekitar pukul 02.30 Wita. Diakuinya, Solar sebanyak itu akan dipakai sendiri saat perjalanan menuju ke Sul-Sel.

“Di tengah laut, tidak ada SPBU. Makanya kami membeli persediaan Solar banyak agar mencukupi saat berlayar menuju Sul-Sel,” ujarnya.

Saat diamanakan lanjutnya, Solar serta Kapal hendak dari Sape untuk mengambil Solar itu. Saat masuk ke wilayah perairan Asakota, Kapal dan pihaknya pun langsung didatangi petugas yang mengaku dari Mabes Polri menggunakan Skoci. “Solar-solar itu sendiri didapat dari Kecamatan Sape,” ungkapnya.

Pengakuan ABK ini, sedikit meragukan. Pasalnya, yang menangkap adalah Kapal Patroli dari Mabes Polri yang di-BKO-kan di wilayah perairan NTB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, keberadaan Kapal Patroli Mabes Polri diperairan Bima sudah berlangsung selama dua pekan terakhir. Sesuai dengan permintaan Polda NTB, kapal tersebut sengaja ditempatkan di perairan Bima guna menyasar sejumlah kejahatan atau tindak pindana yang kerap terjadi di laut Bima. Kapal tersebut, akan lama menetap di Pelabuhan Bima, guna untuk terus menyisir penyelundupan yang datang dari berbagai arah.

*Teta

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *