Pemkot Bima – ICITAP Tandatangani MoU

Kota Bima, Kahaba.- Pemerintah Kota Bima resmi bekerja sama dengan salah satu lembaga yang bernaung dibawah Departemen Kehakiman Amerika Serikat, yakni International Criminal Investigative Training Assistance Program (ICITAP), Jum’at (13/2), diruang Walikota Bima.

Perwakilan ICITAP saat menandatangani MoU di ruangan Walikota Bima. Foto: Hum

Perwakilan ICITAP saat menandatangani MoU di ruangan Walikota Bima. Foto: Hum

Bentuk kerja sama yang disepakati, mengadakan pelatihan penanganan medis untuk tanggap darurat bencana di Kota Bima. Momerandum of Understanding (MoU) kesepakatan kerjasama dua negara di bidang medis penanggulangan bencana ditandatangani.

Acara penandatangan MoU ini juga disaksikan oleh Wakil Walikota Bima H. A. Rahman H. Abidin SE, Ketua DPRD Kota Bima, Anggota DPRD Kota Bima, Asisten I Setda Kota Bima, Asisten II Kota Bima, Kepala Bappeda, Kepala BPBD Kota Bima dan beberapa kepala SKPD Lingkup Pemerintah Kota Bima.

Kesepakatan itu meliputi uraian tentang pelatihan, tanggal pelatihan, tujuan, lokasi pelatihan dan perkiraan tingkat Sumber Daya Manusia (SDM). Pelatihan ini rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 22 April-10 Mei 2015. Jumlah tim yang akan datang dari Amerika Serikat sebanyak enam orang.

“ICITAP Amerika dalam penandatanganan kerjasama tersebut, diwakili Arturo Balsa, Mike Manville. Sementara pihak Pemerintah Kota Bima diwakili Walikota Bima dan Kepala BPPD, Drs. Fakhrunraji, MM. Poin penting yang disepakati, ICITAP akan mengadakan kegiatan TOT (Training of Trainer) atau pelatihan untuk pelatih,” ujar Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima, Ihya Ghazali, S. Sos melalui siaran persnya.

Rencananya, TOT akan dilaksanakan pada bulan April dan Mei mendatang, sebanyak dua kali pelatihan. Sasaran TOT, tenaga medis yang akan menangani tindakan darurat bencana, baik bencana alam, maupun kecelakaan.

Pada poin kerjasama juga disebutkan, tujuan utama kegiatan yakni peningkatan kapabilitas tenaga medis. Pelatihan pertama direncanakan dengan peserta berjumlah 10 orang, dan para peserta tersebut hendaknya yang sudah memiliki latar keahlian bidang medis.

Disepakati pula, sharing anggaran antara Pemkot Bima dengan pihak ICITAP. Untuk Kota Bima, menyediakan fasilitas tempat latihan dan biaya transportasi peserta. Sementara selebihnya, termasuk pembiayaan tutor dari luar negeri, dibiayai sepenuhnya oleh ICITAP.  “ICITAP juga melibatkan Ambulan 118 yakni program ambulan darurat Indonesia,” katanya.

Baik Walikota pun pihak ICITAP, lanjutnya, disamping sepakat menjalin kerjasama dibidang tanggap darurat kesehatan. Walikota Bima juga mengapresiasi bentuk kerjasama ini karena ini merupakan program kemanusiaan yang luar biasa dan tidak menutup kerjasama lainnya, tentu dalam bidang tanggap darurat.

*Bin/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *