Data BPBD, Banjir di Empat Kelurahan Dua Meter

Kota Bima, Kahaba.- Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bima Drs. H. Fakhrunraji, MM mengaku banjir yang melanda tujuh Kelurahan di Kota Bima Bima Sabtu (14/2) ketinggiannya dari 70 cm hingga 2 meter. (Baca. Banjir Lagi, Sejumlah Kelurahan Direndam)

Kepala BPBD Kota Bima Drs. H. Fakhrunraji, MM. Foto: Bin

Kepala BPBD Kota Bima Drs. H. Fakhrunraji, MM. Foto: Bin

“Dari enam Kelurahan masing-masing Penanae, Penaraga, Penatoi, Lewirato, Mande, Paruga dan Melayu. Yang ketinggiannya diatas 70 cm sampai dua meter itu di Penanae, Penaraga, Penatoi, Mande,” sebutnya, Senin (16/2).

Untung saja, kata dia, musibah kali ini tidak ada rumah yang terbawa arus. Hanya beberapa rumah yang rusak pada bagian belakang karena dihantam arus. “Ada dua hingga tiga rumah di Kelurahan Penaraga yang rusak, demikian pula dibeberapa Kelurahan lain,” katanya.

Dampak lain, sambungnya, infrastruktur dan lahan pertanian yang ada disepanjang sungai Ntobo, Kendo dan Penanae. “Kami belum bisa bilang berapa ratus hektar. Kami masih butuh koordinasi dengan Dinas Pertanian, apakah akan gagal panen atau tidak,” ujarnya.

Mengenai bantuan tanggap darurat, diakuinya sudah didrop malam itu juga. Kecuali di Kelurahan Penaraga, karena masih identifikasi dari laporan Lurah.

“Untuk Penanae, Mande dan Penatoi, sudah kita alokasikan malam banjir itu juga, bantuan paket Sembako,” tuturnya.

Selain itu, Pemerintah juga membantu meringankan beban masyarakat dengan melakukan penyedotan pada titik air yang tergenang, dan membersihkan rumah warga yang tergenang lumpur juga dikerahkan Armada. “Sampai saat ini masih dilakukan pembersihan,” terangnya.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *