Soal Tenaga Kerja, Dua Tahun BRI Bima Tidak Melapor

Kota Bima, Kahaba.- Soal tenaga kerja dan perjanjian kerja di BRI Cabang Bima selama dua tahun terakhir ternyata belum dilaporkan ke Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Bima. Padahal itu menjadi kewajiban.

Abdul Haris dan Marfis Antonius

Abdul Haris dan Marfis Antonius

“Pelanggaran jika tidak melapor, perjanjian kerja dan tenaga kerja mereka harus disahkan oleh kami. Selama dua tahun terakhir ini perjanjian kerja mereka belum tercatat,” sorot Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Pengawasan Ketenagakerjaan Dinsosnakertrans Kota Bima, Abdul Haris.

Diakuinya, dua tahun sebelumnya saja pihak BRI Bima melapor ketenagkerjaannya ke Dinas terakit. Padahal itu harus dilakukan setiap tahun. “Itu kewajiban perusahaan lo, bukan kewajiban kita di Dinas,” tegasnya.

Kata Haris, sudah beberapa kali pihaknya surati pihak BRI. Terakhir pada tanggal 26 Januari 2015, tapi BRI belum datang. “Tidak saja BRI yang kami surati, pun Perusahaan yang lain, tapi belum ada yang dating melapor,” tuturnya.

Sikap tidak patuhnya BRI dan perusahaan lain soal ketenagakerjaan itu, sambungnya, bisa diberikan teguran langsung. “Kita juga heran, disuruh dating melapor saja susah. Kalau masih belum datang juga, kita bentuk tim dan turun lapangan,” kesalnya.

Sementara itu, Pimpinan Cabang BRI Raba Bima, Marfis Antonius mengaku perjanjian itu bukan kewenangan mereka, tapi antar Kanwil. “Kami di Cabang hanya terima laporan saja,” jawabnya.

Soal surat teguran yang disampaikan Dinas terkait, kata dia, hingga kini belum terima surat tersebut dari Pemerintah Kota Bima.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *