Buyung: Kesalahan UN Siswa SDLB Telah Diantisipasi

Kota Bima, Kahaba.- Masalah tertukar dan kekurangan soal Ujian Naional (UN) bagi siswa Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) di Kota Bima, menurut pihak Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikproa) Kota Bima bukanlah kesalahan fatal. Pihaknya telah menyelesaikannya dengan memperbayak soal sehingga untuk UN di hari ke-2 dapat berjalan normal.

Illustrasi/Foto: antaranews.com

Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar (Dikdas) Dikpora Kota Bima, Arief Buyung, mengakui kekurangan soal tersebut, namun kesalahan itu dilemparnya ke pihak Dinas Pendidikan Propinsi NTB, selaku yang mengirimkan soal tersebut.

“Pihak Diknas Propinsi yang mengirim soal, Kami hanya menerima soal tersebut. Memang, saat itu terjadi keterlambatan pelaksanaan UN, tapi kami langsung mencari solusi atas kekurangan soal dengan menggandakannya atau mengambil kelebihan soal yang ada di sekolah lain. Sementara itu, untuk Siswa Tuna Netra terpaksa dibacakan karena soal berbentuk brailler,” jelas Buyung, Selasa, 8 Mei 2012, di Kantornya.

Ia menambahkan, Siswa Sekolah Dasar yang tidak mengikuti UN sebayak 21 orang. Dan ada tiga SDLB yang mengalami kekurangan soal yaitu di SDLB Negeri Ranggo, SDLB Darmawanita, dan SDLB Al Gifari.

“Tapi, semuanya sudah ditangani dan dihari kedua UN sudah dapat berjalan tanpa kendala. Dan untuk siswa yang tidak hadir, Kami masih melakukan identifikasi, dan diharapkan dapat mengikuti UN susulan yang digelar tanggal 14, 15, dan 16 Mei mendatang,” paparnya. [BS]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *