Pemerintah Bantu Warga Busu Korban Batu Longsor

Kota Bima, Kahaba.- Warga RT 14 RW 05 Lingkungan Busu Kelurahan Ntobo yang rumahnya rusak akibat batu longsor, Sabtu (23/2) menerima bantuan tanggap darurat dari Pemerintah Kota Bima melalui Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans).

Pimpinan DPRD Kota Bima, Syahbuddin dan Kepala Dinsosnakertrans Kota Bima saat memberikan bantuan terhadap korban. Foto: Bin

Pimpinan DPRD Kota Bima, Syahbuddin dan Kepala Dinsosnakertrans Kota Bima saat memberikan bantuan terhadap korban. Foto: Bin

Akibat batu longsor itu, rumah panggung milik warga, Suaeb rusak parah. Tidak hanya itu, anak perempuan Suaebm Wasita (13) mengalami luka lecet. “Kabar ini langsung kami tindaklanjuti dengan membeirkan bantuan tanggap darurat dan menyerahkan hari ini,” Kata Kepala Dinsosnakertrans Kota Bima, Drs. H. Muhidin, MM didampingi Wakil Ketua DPRD Kota Bima, Syahbuddin dan anggota Tagana, Senin (23/2) siang.

Kata dia, pihaknya tidak bisa berbuat banyak, hanya bisa memberikan bantuan tanggap darurat sesuai perintah Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Bantuan tanggap darurat berupa sandang dan pangan semoga bisa meringankan beban korban bencana,“ harapnya.

Korban, Suaeb menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan moril yang diberikan Pemerintah. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi keluarga.

“Semoga Pemkot juga dapat memberikan bantuan bedah rumah lagi. Bantuan ini juga sudah sangat berarti buat kami,” katanya,

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Bima Syahbuddin akan berupaya menindaklanjuti harapan Korban. Ia akan coba membicarakan hal ini dengan dinas terkait. Kalau bisa direalisasikan bantuan bedah rumah. Supaya korban bisa bertempat tinggal kembali.

“Rumah korban hancur total, kita bisa lihat sendiri. Kondisi korban ini bisa dipertimbangkan untuk mendapatkan Bedah rumah dari Dinas terkait,” tuturnya.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *