Dishubkominfo Razia Angkot Penuh Stiker

Kota Bima, Kahaba.- Angkutan Kota (Angkot) berbagai Lajur di Kota Bima kini mengabaikan keselamatan. Bagaimana tidak, kaca depan dan belakang bahkan hingga samping kiri dan kanan, sudah dipenuhi stiker.

Kepala Dinas Hubkominfo Kota Bima H. Syahrullah SH, MH. Foto: Bin

Kepala Dinas Hubkominfo Kota Bima H. Syahrullah SH, MH. Foto: Bin

Razia dan penertiban stiker angkot pun mulai digelar pekan ini. Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Hubkominfo) Kota Bima memulainya dari Angkutan Jalur D, atau dari Kelurahan Jatibaru hingga ke Terminal Dara.

“Razia pertama kami sudah menertibkan dua Angkot. Kita copot semua stiker yang memenuhi kaca mobil. Ini sangat membahayakan,” ujar Kepala Dinas Hubkominfo Kota Bima H. Syahrullah SH, MH, di ruangannya, Rabu (4/3).

Pihaknya pilih memulai di lajur D, karena jumlah angkot yang terbilang sedikit. Setelah semua tertib, maka pihaknya memulai merazia Angkot di lajur A dan B serta C.

“Rencananya razia ini sekali dalam dua bulan. Kita juga sudah keluarkan surat perintah penertiban khusus angkot ini,” katanya.

Diakui Syahrullah, Angkot di Kota Bima banyak tidak memenuhi persyaratan tekhnis dan laik jalan. Salah satu contoh, kaca yang dipenuhi stiker. Padahal stiker tersebut sangat menganggu pandangan dan mengabaikan keselamatan umum.

Karena menurut Kepmen Nomor 35 Tahun 2003 tentang penyelenggaraan angkutan orang dan barang, angkot harus punya ciri, tercantum tulisan Angkot sesuai jenis jalur, kemudian ada nama perusahaan.

“Yang kami temukan hanya dipenuhi dengan stiker – stiker yang justru memprovokasi dan tidak mendidik. Mestinya sesuai aturan, seluruh kaca harus transparan dan tidak boleh ditempel stiker,” tegasnya.

Ia menambahkan, Razia kedepan pihaknya akan berkoordinasi dengan Aparat Kepolisian. Agar razia bisa maksimal dan Angkot bersih dari stiker.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *