Pemkab Bima Rakor Swasembada Pangan Dengan TNI AD

Kota Bima, Kahaba.- Sembilan program unggulan Presiden Indonesia Joko widodo saat ini salah satunya swasembada pangan nasional. Guna mensukseskan itu, TNI AD diseluruh wilayah diharapkan bisa berpartisipasi aktif dan mendukung terlaksananya dengan maksimal.

Rakor Swasembada Pangan dengan TNI AD. Foto: Hum

Rakor Swasembada Pangan dengan TNI AD. Foto: Hum

Untuk menindaklanjuti program dimaksud, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Mendukung Ketahanan Pangan Nasional dengan jajaran TNI AD melalui kegiatan Pengembangan Upaya Khusus (Upsus) Tahun 2015, di Aula Kantor Bupati Bima, Senin (16/3).

Acara tersebut dihadiri Sekda Pemkab Bima  Drs. HM. Taufik, Dandim 1608 Kolonel Inf. Tommy Ferry, SH, jajaran Dinas Pertanianan Tanaman Pangan dan Holtikutural dan Asisten membidangi pembangunan serta jajaran petugas Penyuluh Pertanian. Termasuk jajaran TNI AD dari tingkat Babinsa sampai Koramil diseluruh wilayah Kabupaten Bima.

Tommy Ferry dalam sambutannya, mengatakan, belakangan secara nasional kondisi ketahanan pangan tidak lagi seperti periode sebelumnya, swasembada pangan yang pernah menjadi sebuah pencapaian Indonesia secara Nasional, sudah semakin menurun. Buktinya kini banyak sekali bahan pangan diimpor dari Negara lain.

“Negara ini adalah Negara agraris. Kenapa Negara pertanian tidak bisa kembali berjaya dengan swasembada pangannya. Padahal dulu, Indonesia yang banyak mengekspor pangan seperti Beras, Jagung dan Kedelai. Untuk mengembalikan itu perlu ada kerja sama yang keras,” katanya.

Oleh karena itu, melalui instruksi pimpinan serta dalam rangka mensukseskan salah satu dari Sembilan program unggulan Presiden Indonesia tiga tahun kedepan. Salah satunya adalah bagaimana mengembalikan kejayaan Indonesia sebagai penghasil bahan pangan, yaitu melalui capaian swasembada pangan.

“Panglima TNI telah menginstruksikan pada seluruh jajaran TNI AD Khususnya untuk ikut membantu mensukseskan program pemerintah ini,” ujarnya.

Tommy Ferry mengaku, dalam rangka membantu terlaksananya program tersebut. TNI AD Di daerah siap dengan segenap tenaga dan setulus hati membantu pemerintah. Apapun kebutuhan Pemerintah Daerah, TNI AD akan selalu ada dalam kondisi apapun. Oleh karena itu, pihaknya bahkan sudah membentuk posko Ketahanan Pangan ditingkat Koramil.

Namun dalam rangka menggerakan posko, TNI AD tentunya membutuhkan koordinasi dari Pemda melalui UPTD, khususnya memberikan data-data berkaitan dengan seluruh aktifitas pertanian. Sehingga anggota di lapangan dapat membantu masyarakat petani dan petugas.

Ditambahkannya, meski TNI AD di Daerah tidak memiliki dana untuk membantu petani, tetapi TNI AD memiliki raga yang siap selalu setiap saat membantu pemda dan petani.

”Kita siap jiwa dan raga, kita ikhlas membantu petani dan siap mendampingi petani kapanpun,” janjinya.

*Abu

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *