BPMPK Gelar Pelatihan Teknologi Tepat Guna

Kota Bima, Kahaba.- Wakil Walikota Bima H. A. Rahman H. Abidin, SE secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Teknologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Kota Bima, di Aula Eks Kantor Pemerintah Kota Bima, Selasa (24/3). Dengan leading sector Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Kelurahan (BPMPK) Kota Bima.

Wakil Walikota Bima H. A. Rahman H. Abidin, SE secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Teknologi Tepat Guna Tingkat Kota Bima. Foto: Hum

Wakil Walikota Bima H. A. Rahman H. Abidin, SE secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Teknologi Tepat Guna Tingkat Kota Bima. Foto: Hum

Acara yang diikuti 30 orang peserta dari UKM, dan pengembang inovasi Teknologi Tepat Guna yang tersebar di Kota Bima itu berjalan selama dua hari, mulai tanggal 24 Maret – 25 Maret 2015.

Wakil Walikota mengapresiasi BPMPK yang menyelenggarakan pelatihan seperti ini, karena dapat bernilai positif dalam meningkatkan inovasi dan kreasi masyarakat. Kegiatan ini dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang ilmu pengetahuan khususnya dalam mengembangkan kreasi dan inovasi yang berbasis pada kebutuhan masyarakat yang berkearifan lokal.

Menurutnya, selama ini Teknologi Tepat Guna yang ada masih minim untuk mengolah sumber daya alam yang ada di sekitar.

“Untuk itu, melalui pelatihan ini diharapkan tidak hanya sekedar menghasilkan output tetapi outcome yang dapat menciptakan kreasi dan inovasi baru yang berbasis kebutuhan masyarakat, yang hasilnya nanti bisa dipamerkan pada Event Gelar TTG Tingkat Provinsi Bulan April mendatang,” ungkap Wawali.

Sementara itu, Kepala BPMPK dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan wawasan, pemahaman, dan motivasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kreatifitas yang berdaya saing melalui pemanfaatan Sumber Daya Alam (SDA) yang berbasis kepada kebutuhan masyarakat.

*Bin/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.
  1. pemerintah lambat atau g paham inovasi…. moto inovasi….. kasihan bantuan buat masyarakat untuk alat poles batu akik baru ada inovasi…. bayangkan berapa kemakmuran pengrajin batu akik… sekalian adakan pemeran batu akik baru inovasi….. ini bicara inovasi kaya moto yamaha…. tp inovasi kota selau terbelakang….. klo marmer g jelas batang hidung aja di bicarakan ampe ke seluruh indonesia…. batu akik yg pny motif dan lumayan mutunya g di bahas….. dasar lambat

    • KREASI dan INOVASI Teknologi Tepat Guna yang berBASIS pada KEBUTUHAN Masyarakat yang berkearifan Lokal

      Kegiatan ini untuk memberikan WAWASAN, PEMAHAMAN dan MOTIVASI kepada masyarakat untuk peningkatan KREATIVITAS yang berdaya saing melalui pemanfaatan Sumber Daya Alam Lokal

      Masyarakat diajak untuk membuatan Alat Teknologi Tepat Guna untuk mengelola Sumber Daya Alam lokal yang berbasis pada KEBUTUHAN MASYARAKAT.

      disamping untuk mempermudah dan memenuhi kebutuhan masyarakat Teknologi Tepat Guna akan dilombakan di Tingkat Kab/Kota, Provinsi sampai Nasional

      disinilah sisi pemberdayaan masyarakat dan masyarakat mandiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *