Pengurus Ranting IBI Dikukuhkan

Kabupaten Bima, Kahaba.- Bupati Bima Drs. H. Syafrudin HM Nur M.Pd usai menghadiri pengukuhan Kepengurusan Ranting IBI Periode 2013 – 2018 untuk Wilayah Kecamatan Bolo, Madapangga, Donggo, Soromandi, Sanggar, Tambora dan RS. Sondosia di Paruga NaE Bolo, Selasa (24/3).

Pengurus Ranting IBI dikukuhkan. Foto: Hum

Pengurus Ranting IBI dikukuhkan. Foto: Hum

Kegiatan tersebut juga dihadiri anggota DPRD Kabupaten Bima Hj. Rustina, H. Syafrudin, para pejabat Pemerintah Kabupaten Bima, Sekretaris Dinas Kesehatan, Ketua IBI Kabupaten beserta jajaranya, Camat Bolo dan Camat Madapangga.

Bupati Bima dalam arahan menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua dan pengurus ranting IBI untuk sejumlah wilayah tersebut yang telah mengemban amanah menjalankan profesi sebagai Bidan di masing – masing ranting. Sehingga kedepan, para bidan bisa melayani warga terutama ibu dan bayi bisa sehat dan selamat pada saat masa persalinan.

Dijabarkan pula, keberadaan IBI sebagai wadah para bidan sangat membantu. Untuk itu, sebagai bentuk kepedulian Pemerintah, IBI telah membangun klinik bersalin guna membantu para ibu dan bayi untuk memeriksa kehamilanya secara rutin.

“Pembangunan klinik bersalin sangat bermanfaat, untuk menunjang kinerja para bidan, selain bekerja di RSU yang ada di wilayah Kabupaten Bima,” ujar Bupati Bima melalui siaran Pers yang disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Bima, M. Chandra Kusuma, AP.

Menurut Ketua IBI Kabupaten Bima ST. Fatmah, A.Md. Keb, dikukuhkannya ranting IBI tersebut merupakan ketiga kalinya, karena sebelumnya telah dikukuhkan ranting IBI yang ada di wilayah Sape, Lambu, dan Wawo, Woha, Monta, Belo, Palibelo, Lambitu dengan jumlah anggota sebanyak 775 orang bidan yang berada di 22 ranting.

“Dengan pengukuhan kali ini, maka IBI beserta jajaran rantig siap melaksanakan tugas dan amanah untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi ibu dan bayi,” katanya.

*Bin/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *